www.cimbniaga.co.id production

Jenis Bantuan UMKM, Manfaat, Hingga Proses Pencairannya

 

"Bantuan UMKM menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kapasitas dan kompetensinya. Simak contoh, manfaat, syarat, cara daftar, hingga proses pencairannya."

Pemerintah memberikan bantuan berupa dana hibah, subsidi bunga kredit, pelatihan, pendampingan, atau akses pasar agar sektor UMKM bisa bersaing dan berkelanjutan.

Bagi pemilik UMKM yang menerima bantuan, pengelolaan dana yang tepat sangat penting agar bisnis terus berkembang. Anda bisa membuka rekening online dengan mudah, melakukan transaksi kapan saja, dan mengatur keuangan bisnis lebih praktis.

Apa Itu Bantuan UMKM?

Bantuan UMKM sejatinya adalah program pemerintah yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. 

Melalui Kementerian Koperasi dan UKM, pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada pelaku UMKM.

Pemerintah juga memberikan bantuan UMKM non materi seperti pelatihan, workshop, dan pendampingan untuk meningkatkan keberlanjutan UMKM di tengah tantangan ekonomi.

Baca juga: Apa Itu UKM? Kenali dan Pahami Sebelum Raup Keuntungan Besar

Jenis-jenis Bantuan UMKM

Ada beberapa jenis bantuan UMKM yang diberikan pemerintah, antara lain:

  1. Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM)

    Bantuan Produktif Usaha Mikro merupakan program bantuan modal usaha untuk para pelaku UMKM. 

    Bantuan UMKM ini berasal dari dana APBN dan disalurkan secara tunai. Syarat mendapatkan Bantuan Program BPUM, yaitu:

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Memiliki NIK
    • Punya Usaha Mikro
    • Bukan ASN, TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD
    • Tidak memiliki utang atau pembiayaan yang belum lunas pada bank maupun program KUR
    • Pemilik UMKM yang alamat usahanya berbeda dengan alamat di KTP harus menyertakan Surat Keterangan Usaha (SKU) saat mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
       
  2. Kredit Usaha Rakyat (KUR) 

    Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program yang dirancang pemerintah untuk memudahkan para pelaku UMKM mendapatkan pinjaman modal usaha. 

    Program bantuan UMKM ini disalurkan melalui Lembaga Keuangan Penyalur KUR dan memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

    • Memperluas akses pembiayaan bagi usaha produktif. 
    • Meningkatkan daya saing UMKM.
    • Mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
       
  3. LPDB KUMKM 

    Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB KUKM) adalah lembaga yang menyediakan pembiayaan berupa pinjaman dan bentuk dukungan lainnya untuk pelaku KUMKM.

    Namun, UMKM tidak bisa mengakses dana ini secara langsung. Untuk bisa mendapatkan bantuan dari LPDB, pelaku UMKM harus menjadi anggota koperasi terlebih dahulu. Nantinya, koperasi yang akan mengajukan pembiayaan ke LPDB dan menyalurkannya kepada anggotanya sesuai ketentuan.

    Pemberian bantuan ini ditujukan untuk memperkuat daya saing UMKM, sehingga dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.

Manfaat Bantuan UMKM

Pemberian bantuan untuk para pelaku UMKM memberikan berbagai manfaat seperti berikut:

  1. Peningkatan Akses Permodalan

    Salah satu tantangan terbesar bagi UMKM adalah keterbatasan modal. Bantuan UMKM dapat menjadi solusi permodalan yang tepat.

    Program bantuan ini memberikan suntikan dana segar yang dapat digunakan untuk modal kerja, pembelian bahan baku, investasi peralatan, atau pengembangan usaha.

  2. Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi

    Banyak program bantuan UMKM berfokus pada pengembangan sumber daya manusia. SDM yang kompeten akan menjadi aset berharga bagi UMKM.

    Pelatihan dan pendampingan yang diberikan dapat meningkatkan keterampilan manajemen, pemasaran, keuangan, dan teknis produksi.

    Dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, Anda dapat mengelola bisnis secara lebih profesional dan efisien.

  3. Akses Pasar yang Lebih Luas

    Bantuan UMKM sering kali membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas akses pasar. 

    Beberapa program bantuan memfasilitasi UMKM untuk mengikuti pameran dagang, bergabung dalam platform e-commerce, atau menjalin kemitraan dengan perusahaan besar. 

    Hal ini tentunya akan membantu UMKM dalam memperluas jangkauan pasar, sehingga diharapkan dapat berdampak pada peningkatan penjualannya.

  4. Keberlanjutan Usaha

    Bantuan UMKM juga berperan penting dalam meningkatkan ketahanan bisnis dan keberlanjutan usaha, terutama di masa-masa sulit seperti krisis ekonomi. 

    Adanya bantuan dari pemerintah ini dapat membantu UMKM bertahan dan bahkan bangkit dari keterpurukan.

    Manfaatkan berbagai program bantuan UMKM yang tersedia untuk memperkuat ketahanan bisnis Anda.

Syarat Penerima Bantuan UMKM

Untuk mendapatkan bantuan UMKM, pelaku usaha perlu memenuhi persyaratan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Memiliki usaha mikro, kecil, atau menengah yang terdaftar dan memiliki izin usaha
  3. Tidak memiliki pinjaman atau utang aktif dari bank atau lembaga keuangan lainnya (kecuali Kredit Usaha Rakyat/KUR)
  4. Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
  5. Bukan pegawai BUMN/BUMD, ASN, TNI, atau Polri
  6. Memenuhi kriteria khusus program bantuan yang dipilih.

Sebelum melakukan pengajuan, pastikan Anda telah memenuhi syarat pemberian bantuan UMKM tersebut.

Baca juga: Bingung Mau Usaha Apa? Ini Ide Inpirasi Usaha yang Cuan

Cara Daftar Bantuan UMKM Online

Setelah semua persyaratan terpenuhi, berikut langkah-langkah umum untuk mendaftar bantuan UMKM secara online:

  1. Pertama, pastikan usaha Anda sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendaftaran NIB bisa dilakukan secara daring melalui sistem Online Single Submission (OSS) di website resmi www.oss.go.id. 
  2. Selanjutnya, Anda bisa memantau informasi resmi bantuan UMKM melalui situs atau media sosial Kementerian Koperasi, Kementerian UMKM, lembaga penyalur, ataupun dinas koperasi daerah. 
  3. Ketiga, setelah program bantuan dibuka, Anda bisa menyiapkan dokumen seperti KTP, KK, NIB/SKU, dan foto usaha. Pastikan Anda mendaftar melalui portal resmi atau datang langsung ke kantor dinas terkait sesuai petunjuk.

Proses Pencairan Bantuan UMKM

Prosedur penyaluran dana bantuan terdiri dari beberapa tahap, yaitu pengajuan calon penerima, verifikasi dan validasi data calon penerima, hingga penetapan penerima. 

Setelah itu, dana bantuan akan ditransfer langsung ke rekening bank yang telah didaftarkan dan penerima akan menerima notifikasi SMS. 

Terakhir, dilakukan verifikasi ke bank penyalur untuk memastikan pencairan dana telah dilakukan oleh penerima. 

Pastikan rekening bank Anda aktif dan sesuai dengan data yang Anda daftarkan. Waktu pencairannya sendiri tergantung jenis bantuan yang diajukan dan proses verifikasinya.

Kelola Dana Usaha dengan Xtra Savers Non Individu

Sebagai pemilik usaha, Anda perlu memisahkan dana pribadi dan dana usaha. Xtra Savers Non Individu dari CIMB Niaga hadir sebagai solusi perbankan yang dirancang khusus untuk membantu Anda mengelola dana usaha dengan lebih baik.

Tabungan ini memberikan banyak keuntungan menarik untuk kebutuhan bisnis Anda, yaitu:

  • Suku bunga kompetitif yang membuat dana tabungan berkembang lebih optimal.
  • Fitur auto sweep yang membuat dana di rekening Anda bisa dipindahkan ke rekening CIMB Niaga lainnya secara otomatis.
  • Layanan pick up service sesuai dengan waktu dan tempat yang telah disepakati bersama secara bebas biaya, sehingga Anda tidak perlu datang ke kantor cabang untuk setor dana tabungan.

Jadi, tunggu apalagi? Ayo apply tabungan Xtra Savers Non Individu sekarang juga untuk mengembangkan bisnis Anda.

Produk Terkait

Xtra Dana

Apapun kebutuhan Anda, XTRA Dana hadir sebagai solusi pinjaman dengan beragam kemudahan. Ajukan XTRA Dana sekarang melalui OCTO Mobile!

Deposito Berjangka Bisnis

Simpanan Nasabah dengan bunga menarik dan pilihan jangka waktu tertentu

BizChannel@CIMB

BizChannel@CIMB Mobile

Nikmati pengelolaan keuangan bisnis Anda dengan beragam fitur dan keuntungan melalui BizChannel@CIMB Mobile  yang dapat diunduh melalui iOS maupun Android.