production

Obligasi

 

 
 
 
 

Obligasi

Cara tepat berinvestasi untuk pertumbuhan uang dan keuntungan yang maksimal

Obligasi adalah pernyataan surat utang dari penerbit kepada pemegang obligasi dimana penerbit obligasi berkewajiban untuk membayar kupon secara periodik dan mengembalikan pokok utangnya pada saat jatuh tempo kepada pemegang obligasi.

Obligasi dapat diklasifikasikan berdasarkan Penerbit (Pemerintah & Korporasi), pasar penjualan (Pasar Perdana & Pasar Sekunder) dan Underlying Asset (Konvensional & Syariah/Sukuk). CIMB Niaga menawarkan Obligasi Negara dan Obligasi korporasi dalam mata uang IDR, USD dan EUR.

Apa itu Obligasi Pemerintah?

Obligasi Pemerintah / Negara atau Surat Berhaga Nasional (SBN) adalah surat utang yang diterbitkan pemerintah untuk membiayai anggaran negara, diversifikasi sumber pembiayaan dan pengelolaan portfolio utang Negara.

Apa saja jenis-jenis Obligasi Pemerintah?

Obligasi Pemerintah dapat dikategorikan berdasarkan pasar penjualan dan underlying asset.

  • Pasar Penjualan: Pasar Perdana (ORI, SBR, SR, ST) dan Pasar Sekunder (FR, INDON, INDOIS)
  • Underlying Asset: Konvensional (ORI, SBR, FR, INDON) dan Syariah/Sukuk (ST, SR, INDOIS)

        *ORI: Obligasi Ritel Negara           *FR (Fixed Rate)

        *SBR: Savings Bond Ritel              *INDON (Obligasi Negara Valas)

        *SR: Sukuk Ritel                             *INDOIS (Obligasi Negara Valas Syariah)

        *ST: Sukuk Tabungan

Perbedaan Obligasi yang dijual di Pasar Perdana & Pasar Sekunder

Obligasi Pasar Perdana: Surat Utang yang hanya dapat dibeli dalam periode waktu tertentu yaitu pada saat Initial Public Offering (IPO) dengan harga par atau 100%. Terdapat dua jenis Obligasi Pasar Perdana yaitu jenis tradeable (dapat diperjualbelikan di pasar sekunder sebelum waktu jatuh tempo) dan nontradeable (tidak dapat diperjualbelikan sebelum waktu jatuh tempo namun terdapat fasilitas early redemption yang ditentukan oleh pemerintah).

Obligasi Pasar Sekunder: Surat Utang yang dapat diperjualbelikan kapan saja selama masih belum jatuh tempo. Harga jual atau beli akan mengacu kepada harga pasar ketika transaksi dilakukan.

Apa itu Obligasi Korporasi

Obligasi Korporasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh korporasi domestik.

Apa saja jenis-jenis Obligasi Korporasi

Untuk mengetahui  seri Obligasi Korporasi yang sedang diperdagangkan, silakan menghubungi cabang terdekat kami.

Penerbit

Pemerintah Republik Indonesia

Jenis Surat Utang Negara

1.       Fixed Rate (IDR)

2.       INDON (USD, EUR)

3.       INDOIS (USD)

4.       Obligasi Ritel Indonesia (ORI-IDR)

5.       Sukuk Retail Indonesia (SR-IDR)

6.       Savings Bond Retail (SBR-IDR)

7.       Sukuk Tabungan (ST-IDR)

Pembayaran Kupon

1.       Monthly: ORI, SBR, SR, ST

2.       Semi Annual: INDON, INDOIS, FR

Settlement

3 hari kerja setelah tanggal transaksi

Minimum Holding Period

1.       1 Hari kerja setelah tanggal penyelesaian (untuk Obligasi Pasar Sekunder)

2.       Mengikuti ketentuan pemerintah, 1 – 2 bulan setelah tanggal penyelesaian (Untuk Obligasi Pasar Primer)

 

Yang dapat berinvestasi pada obligasi

  • Di pasar perdana (khusus ORI, Savings Bond Ritel, Sukuk Tabungan dan Sukuk Negara Ritel): Investor Ritel (orang perorangan) Warga Negara Indonesia yang disertai dengan KTP yang masih berlaku.
  • Di pasar sekunder:
    1. Investor Ritel (orang perorangan) Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku.
    2. Perusahaan yang beroperasi di Indonesia
    3. Warga Negara Asing yang memiliki KITAS

Informasi lebih lanjut klik di sini

Keuntungan:

  1. Pendapatan kupon dengan tingkat bunga tertentu sampai pada waktu jatuh tempo dan memiliki tanggal jatuh tempo yang pasti
  2. Potensi kenaikan/apresiasi  terhadap modal awal ketika diperjualbelikan.
  3. Terdaftar pada bank kustodian  atas nama masing-masing nasabah.
  4. Dapat dijadikan sebagai jaminan, mengacu kepada syarat dan ketentuan yang berlaku
  5. Nilai Pokok Investasi (Principal) dan Bunga wajib dibayarkan oleh Penerbit Obligasi kepada pemegang Obligasi
  6. Berbagai pilihan jenis dan tenor yang memberi fleksibilitas untuk membeli obligasi yang sesuai dengan profil risiko dan preferensi Investor.

Investasi obligasi adalah pilihan yang tepat bagi Investor:

  • Dengan profil risiko konservatif sampai berimbang yang menginginkan pendapatan secara periodik dari kupon obligasi dan potensi kenaikan harga obligasi di pasar sekunder.
  • Yang memerlukan tingkat pengembalian tetap, baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang.

Yang perlu dipertimbangkan oleh investor sebelum berinvestasi obligasi:

  1. Jangka waktu dan tujuan investasi: Tentukan target jangka waktu dan tujuan investasi untuk menetapkan obligasi yang sesuai dengan tenor dan imbal hasil yang diinginkan.
  2. Imbal hasil sampai jatuh tempo (yield to maturity): Pelajari jumlah yield yang akan diterima, sejak pembelian obligasi hingga saat jatuh tempo.
  3. Risiko.
    1. Risiko kredit.
    2. Risiko suku bunga.
    3. Risiko perubahan kondisi ekonomi dan politik.
    4. Risiko pasar
    5. Risiko pelunasan lebih awal.
    6. Risiko likuiditas.
    7. Risko pihak-pihak terkait
    8. Risiko perubahan peraturan.
  4. Hubungan Bond Price dan Bond Yield: Harga Obligasi dan Yield memiliki hubungan berbanding terbalik yang berarti mereka akan bergerak berlawanan. Hubungan harga obligasi dan yield dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu;
    1. Ekspetasi suku bunga jangka panjang
    2. Financial Health penerbit obligasi
    3. Credit Rating obligasi dan/atau penerbit
    4. Time to Maturity atau sisa tenorCoupon Rate & Frekuensi  pembayaran kupon 
    5.  Coupon Rate & Frekuensi  pembayaran kupon
     
    Apa itu Perbedaan Investasi di Obligasi dan Saham

Deskripsi

Obligasi

Saham

Profil Risiko

Pada umumnya berisiko lebih kecil disbanding saham

Pada umunya lebih berisiko

Jatuh Tempo

Jatuh tempo pada tanggal tertentu

Bersifat perpetual – tidak ada tanggal jatuh tempo

Pengembalian Pokok

Nilai pokok akan dibayar 100% saat jatuh tempo

Bergantung kepada harga saham saat likuidasi

Volatilitas harga

Harga obligasi cenderung lebih stabil

Harga dapat berfluktualisasi secara signifikan

Pembayaran Berkala

Menerima pembayaran kupon pada tanggal tertentu

Dividen, yang nominalnya tidak pasti

Kepastian Pengembalian

Kepastian Yield jika Investor memegang obligasi sampai jatuh tempo

Tidak ada kepastian pengembalian

Obligasi adalah produk pasar modal, bukan produk bank sehingga tidak dijamin oleh bank dan tidak termasuk obyek program penjaminan simpanan. Investasi dalam obligasi memiliki risiko, seperti kemungkinan berkurang/hilangnya pokok investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Harga obligasi dapat berubah, sesuai dengan kondisi pasar.