production

Butuh Dana? Ini Besaran Bunga Pinjaman Bank yang Perlu Anda Ketahui

 

 
 
 
 

Butuh Dana? Ini Besaran Bunga Pinjaman Bank yang Perlu Anda Ketahui

Kehadiran bank dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya membantu Anda dalam menyimpan uang atau menabung. Bank selain merupakan tempat teraman untuk menabung juga merupakan lembaga keuangan yang bisa memberi Anda pinjaman dana. Mengajukan pinjaman ke bank saat ini merupakan hal yang lumrah dilakukan. Ada yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, ada juga yang digunakan sebagai modal usaha maupun keperluan mendesak lainnya. Namun, tak sedikit orang yang enggan mengajukan pinjaman ke bank karena khawatir dengan adanya bunga pinjaman bank. Bunga pinjaman bank adalah biaya yang harus dibayarkan nasabah atas jasa pinjaman yang diberikan oleh bank. Besaran bunga pinjaman bank ini berbeda-beda. Karena itu, sebagai peminjam, salah satu pertimbangan yang harus dipikirkan masak-masak adalah memilih bank yang menawarkan bunga pinjaman bank yang paling kompetitif. Karena dengan memperoleh bunga rendah, kedepannya diharapkan cicilan setiap bulan yang harus dibayarkan tidak begitu memberatkan.

Sebelum memahami besaran bunga pinjaman bank, ada baiknya untuk lebih dahulu mengetahui jenis-jenis pinjaman yang ditawarkan oleh bank. Karena mau tidak mau bunga pinjaman bank adalah implikasi dari pinjaman atau kredit yang Anda ajukan ke bank. Berikut ulasannya.

Jenis-jenis pinjaman Bank

  1. Kredit tanpa agunan (KTA)

    Istilah KTA sudah sangat populer di kalangan masyarakat. KTA atau kredit tanpa agunan adalah sistem pinjaman yang ditawarkan oleh bank tanpa diperlukannya agunan atau jaminan. Jadi peminjam hanya perlu memenuhi syarat-syarat yang diminta oleh bank tanpa harus menjaminkan asetnya. Pihak bank nantinya hanya akan melakukan verifikasi pada peminjam, untuk melihat rekam jejak pembayaran kredit si peminjam. KTA biasanya diajukan oleh peminjam yang membutuhkan dana cepat atau mendesak dengan jumlah yang relatif tidak terlalu besar serta masa tenor atau jangka waktu pinjamannya relatif cepat. Contohnya seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, ataupun modal usaha kelas mikro, kecil, dan menengah. Sedangkan untuk bunga pinjaman bank pada KTA biasanya relatif lebih tinggi, namun tetap tergantung di bank mana Anda melakukan pengajuan KTA.

  2. Pinjaman dengan agunan

    Selanjutnya adalah pinjaman dengan agunan. Istilah ini dikenal juga sebagai kredit multiguna. Sesuai dengan namanya, pinjaman dengan agunan adalah pinjaman dana yang ditawarkan oleh bank dengan syarat peminjam harus menjaminkan asetnya terlebih dahulu kepada bank. Aset yang dijadikan agunan atau jaminan biasanya berupa surat-surat berharga seperti sertifikat rumah dan tanah. Karena persyaratannya yang mengharuskan menjaminkan aset, pinjaman dengan agunan biasanya dipilih oleh nasabah yang membutuhkan dana dalam jumlah yang besar dan waktu yang relatif lebih lama, tidak terburu-buru. Hal itu karena proses pencairan dananya memakan waktu yang cukup lama. Selain batas jumlah dana pinjamannya yang besar, masa tenor pinjaman dengan agunan juga lebih lama. Kendati begitu, bunga pinjaman bank di pinjaman dengan agunan relatif lebih kecil daripada pinjaman atau kredit tanpa agunan (KTA).

  3. Kredit pemilikan rumah (KPR)

    Sesuai namanya, KPR adalah produk pinjaman bank yang ditujukan untuk pembiayaan pemilikan rumah. Peminjam yang mengajukan KPR adalah mereka yang ingin membeli hunian sendiri. Keberadaan KPR memudahkan masyarakat untuk memiliki rumah impiannya sendiri karena masa tenor atau jangka waktu peminjamannya cukup lama bisa hingga 25 tahun. Bunga pinjaman bank yang ditawarkannya variatif tergantung bank pemberi KPR. Selain itu, beberapa bank menawarkan variasi untuk KPR seperti kredit pemilikan apartemen (KPA), kredit untuk ruko, rukan, pembelian kavling, ataupun renovasi rumah.

Bunga pinjaman bank

Setelah mengetahui jenis-jenis pinjaman pada bank, selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah skema ataupun biaya bunga pinjaman bank. Bunga pinjaman bank acapkali jadi kekhawatiran nasabah yang ingin mengajukan pinjaman pada bank. Bunga pinjaman bank menjadi penting karena hal itu dapat berpengaruh pada kemampuan nasabah dalam membayar cicilan. Bunga pinjaman bank yang rendah sudah pasti lebih disukai karena dengan memperoleh bunga rendah, kedepannya diharapkan cicilan setiap bulan yang harus dibayarkan tidak begitu memberatkan debitur. Karena itu sebelum mengajukan pinjaman ada baiknya untuk selektif dalam memilih di bank mana Anda akan mengajukan pinjaman baik itu KTA, pinjaman dengan agunan, maupun KPR. Ada beberapa tipe perhitungan bunga pinjaman bank, namun yang cukup sering digunakan adalah perhitungan bunga pinjaman bank bunga flat dan bunga efektif.

  1. Bunga flat

    Bunga flat adalah bunga pinjaman bank yang mekanisme dan perhitungannya paling mudah serta sederhana. Perhitungan bunga flat biasanya ditemui di kredit-kredit kendaraan bermotor atau KTA. Pada pengajuan pinjaman dengan bunga flat, nilai bunga dan plafon dihitung dengan seimbang sesuai dengan tenor atau jangka waktu peminjaman.

    Sederhananya seperti ini, Anda tertarik mengajukan pinjaman KTA senilai Rp 100 juta dengan jangka waktu pelunasan selama 12 bulan dengan beban bunga flat sebesar 10 persen setiap tahunnya, maka perhitungannya seperti ini:

    • Jumlah pinjaman: Rp 120 juta
    • Bunga per tahun: 10 persen
    • Jangka waktu: 12 bulan
    • Perhitungan bunga flat: (Rp 120 juta x 10 persen): 12 bulan = Rp 1 juta
    • Cicilan pokok: Rp 120 juta: 12 bulan = Rp 10 juta

    Jadi jumlah yang harus dibayarkan setiap bulannya adalah Rp 10 juta + besaran bunga flat yakni Rp 1 juta = Rp 11 juta

    Jumlah angsuran yang dibayarkan setiap bulan tidak berubah karena itu dinamakan bunga flat atau tetap. Sebagai catatan, setiap bank memiliki kebijakan sendiri mengenai besaran bunga pinjaman bank.

  2. Bunga efektif

    Mekanisme bunga pinjaman bank yang berikutnya adalah bunga efektif. Sistem perhitungan ini biasanya digunakan untuk kredit dengan jangka waktu pembayaran yang panjang semisal Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Jika pada bunga flat besaran angsuran yang dibayarkan sama atau tetap setiap bulannya, pada bunga efektif jumlah angsuran yang dibayarkan mengalami perubahan. Hal ini karena perhitungan bunganya melihat nilai sisa pinjaman pokok, yakni jumlah hutang yang belum terbayarkan setiap bulan.

Memilih bank untuk tempat pinjaman

Baik jenis pinjaman maupun bunga pinjaman bank bisa berbeda-beda di setiap banknya. Karena itu sudah selayaknya Anda sebagai peminjam atau calon peminjam melakukan survei dan perbandingan terlebih dahulu bank mana yang paling cocok untuk kebutuhan pinjaman Anda. Salah satu hal yang harus dipertimbangkan adalah bank yang menawarkan bunga pinjaman bank yang kompetitif. Selain itu skema pembayaran serta juga kemudahan syarat dan pengajuan pinjaman yang ditawarkan oleh bank juga perlu masuk pertimbangan.

Salah satu bank yang bisa Anda pilih untuk mengajukan pinjaman dana adalah CIMB Niaga. Di CIMB Niaga, produk KTA yang ditawarkan adalah CIMB Xtra Dana. Pada CIMB Xtra Dana, pengajuan untuk nasabah Payroll CIMB Niaga dikenakan bunga flat perbulan sebesar 0.99% - 1.79%; nasabah Tabungan CIMB Niaga sebesar 0.99% - 1.39 %; nasabah Kartu Kredit CIMB Niaga sebesar 1.19% - 1.79%; nasabah kartu kredit bank lain 1.59% - 1.79% dan; nasabah pegawai (salaried) sebesar 1.59%. Untuk semua jenis pengajuan, besaran biaya banknya sebesar 4%*.

Tidak hanya besaran bunga pinjaman banknya, keuntungan lain yang Anda dapatkan yakni aksesnya yang mudah dan persyaratan dokumennya yang sederhana. Informasi selengkapnya mengenai bunga dan keuntungan lainnya bisa langsung klik di sini.