production

Butuh Pinjaman Dana? Begini Syaratnya Agar Disetujui Bank

Butuh Pinjaman Dana? Begini Syaratnya Agar Disetujui Bank

Memiliki usaha atau bisnis adalah impian hampir setiap orang. Selain menjadi kebanggan karena berhasil membangun dari hasil keringat sendiri, waktu kerja yang tidak terbentur rutinitas juga menjadi alasan. Namun begitu, tidak semua hal bisa berjalan mulus, banyak faktor yang menyebabkan orang gagal membangun bisnisnya sendiri.

Bagi kebanyakan orang yang hendak memulai bisnisnya, keluhan karena ketiadaan dana atau modal sangat mudah dijumpai. Ketika ide usaha sudah terlintas di kepala, keinginan itu terpaksa dikubur kembali lantaran modal yang tidak mencukupi. Apakah salah? Tidak sepenuhnya, namun juga tidak seharusnya modal selalu dijadikan alasan. Sekarang, banyak sumber pinjaman dana yang bisa diakses dengan mudah semisal bank dan koperasi. Bahkan, banyak bank yang menawarkan pinjaman Kredit Tanpa Agunan atau KTA.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah sumber pinjaman dana yang perlu Anda ketahui.

Sumber pinjaman dana

Selain bank, saat ini sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana. Namun, setiap lembaga memiliki syarat dan ketentuan pinjaman dana yang berbeda. Selain itu, sebelum memutuskan menggunakan fasilitas pinjaman dana, Anda harus perhatikan dengan benar legalitas dan keamanannya terlebih dahulu. Lalu apa dari mana saja kita bisa mendapatkan pinjaman dana?

  1. Koperasi

    Sumber pinjaman dana yang pertama adalah koperasi. Melalui koperasi simpan pinjam, Anda bisa memperoleh pinjaman dana secara tunai. Meski begitu, pada umumnya koperasi dapat memberikan pinjaman hanya kepada anggotanya saja. Jadi, apabila Anda sudah menjadi anggota sebuah koperasi, tidak ada salahnya untuk meminjam uang tunai ke koperasi. Koperasi biasanya terdapat di kantor-kantor atau instansi dan tingkat daerah seperti desa dan kelurahan.

  2. Pegadaian

    Sumber pinjaman dana yang berikutnya adalah pegadaian. Lembaga non keuangan yang satu ini cukup populer di masyarakat untuk dijadikan sumber pinjaman dana. Pada pegadaian, Anda bisa memperoleh pinjaman dengan menggadaikan barang-barang berharga yang Anda miliki sebagai jaminan. Umumnya, barang-barang yang digadaikan adalah emas, kendaraan, ataupun alat-alat elektronik rumah tangga. Oleh pegadaian, barang-barang tersebut kemudian dianalisa dan ditentukan berapa nilainya, lalu pinjaman dana bisa Anda peroleh.

  3. Pinjaman online

    Makin berkembangnya teknologi berdampak juga pada sumber pinjaman dana. Sekarang marak sistem pinjaman yang bisa dilakukan secara online, umumnya dimiliki oleh platform Fintech atau Financial Technology. Namun, jika Anda termasuk yang tertarik pada pinjaman online, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Antara lain mengenai suku bunga dan legalitas Fintech tersebut. Pilih Fintech yang benar-benar terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki reputasi yang bagus. Ini penting karena saat ini marak juga Fintech abal-abal yang tidak terdaftar secara resmi di OJK.

  4. Bank

    Selanjutnya, sumber pinjaman dana yang sudah banyak diketahui adalah Bank. Bank banyak menawarkan mekanisme pinjaman dana. Yang cukup populer adalah Kredit Tanpa Agunan atau KTA. Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda-beda menyangkut KTA. Namun pada umumnya, KTA ditujukan pada nasabah yang sudah memiliki rekening di bank yang bersangkutan. KTA sendiri merupakan produk bank yang cukup populer selain tabungan. Selain KTA, bank juga memiliki peminjaman dana yang menggunakan agunan.

Cara agar pinjaman disetujui Bank

Lalu bagaimana caranya agar pinjaman dana yang kita ajukan bisa cepat disetujui oleh Bank? Berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan.

  1. Memastikan skor kredit bagus

    Untuk melakukan pinjaman dana, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memastikan skor kredit yang Anda punyai bagus. Apa itu skor kredit? Singkatnya, skor kredit adalah riwayat pinjaman atau kredit yang pernah Anda miliki. Mulai dari kredit rumah, kendaraan, maupun barang-barang elektronik. Pada skor kredit, pihak bank akan melihat bagaimana kemampuan Anda dalam membayar pinjaman atau cicilan. Jika dianggap memiliki skor kredit yang bagus, pihak bank tentu akan mempertimbangkan Anda untuk diberikan pinjaman. Sebaliknya, jika skor kredit Anda buruk, pihak bank tentunya tidak akan mengambil risiko memberikan pinjaman karena Anda mempunyai riwayat pembayaran kredit atau cicilan yang buruk.

  2. Penuhi persyaratan yang diajukan bank

    Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain:

    • Fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga)
    • Fotokopi penghasilan atau slip gaji
    • Fotokopi NPWP
    • Fotokopi buku tabungan
    • Dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (Jika Anda mengambil pinjaman beragunan)
  3. Mengajukan pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan

    Pihak bank tentunya tidak akan mau mengambil risiko memberikan pinjaman dana kepada nasabah jika dinilai tidak sanggup untuk melunasinya. Semisal, Anda hanya memiliki penghasilan Rp 5 juta setiap bulannya, namun saat mengajukan pinjaman dana, Anda mengajukan pinjaman senilai Rp 500 juta untuk modal berbisnis. Melihat penghasilan Anda yang hanya Rp 5 juta, rasanya bank sulit memberikan pinjaman dana yang Anda ajukan, karena kemungkinan besar Anda sulit untuk membayar angsurannya.

    Singkatnya, pihak bank memiliki beberapa kriteria dan syarat tertentu dalam hal manajemen risiko terkait pinjaman yang diberikan kepada debitur sesuai kemampuannya. Jadi sebisa mungkin ajukan pinjaman dana sesuai dengan kemampuan Anda untuk membayarnya.

  4. Tentukan tenor pinjaman

    Selanjutnya, cara agar pinjaman dana bisa disetujui bank adalah dengan menentukan tenor pinjaman. Apa itu tenor? Tenor adalah jangka waktu pinjaman yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan antara debitur dan kreditur, dan dalam jangka waktu tersebut Anda harus membayar angsuran pinjamannya setiap bulan.

    Semakin lama tenor pinjaman yang dipilih, maka semakin ringan cicilan yang dibayarkan setiap bulannya. Namun, risiko yang diperoleh dari memilih lama tenor pinjaman, bunga yang ditanggung akan lebih besar. Sebaliknya, makin singkat tenor pinjamannya, beban bunga yang dibayarkan menjadi lebih sedikit.

    Untuk menentukan tenor pinjaman, sebaiknya Anda memperhitungkan terlebih dahulu jumlah maksimal uang yang dapat Anda sisihkan setiap bulannya. Buat perencanaannya dengan cermat sehingga Anda dapat menentukan tenor pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda membayar.

Memilih bank

Yang terpenting setelah mengetahui tips mendapat persetujuan pinjaman menentukan di bank mana Anda mengajukan pinjaman. Karena banyak bank yang menawarkan mekanisme produk KTA yang bermacam-macam. Tentukan bank mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang Anda miliki. Selain itu faktor lainnya juga perlu diperhatikan, seperti kredibilitas bank, bunga pinjaman, limit pinjaman, jangka waktu pinjaman dan biaya pengajuan KTA.

Salah satu bank yang bisa Anda pilih untuk mengajukan KTA adalah CIMB Niaga. Di CIMB Niaga, terdapat dua produk yang ditawarkan yakni Xtra Dana dan Xtra Dana iB. Pada Xtra Dana, keuntungan yang Anda dapatkan antara lain aksesnya yang mudah dan persyaratan dokumennya yang sederhana. Informasi selengkapnya mengenai bunga dan keuntungan lainnya bisa langsung klik di sini.