www.cimbniaga.co.id production
ID EN

Keunggulan Reksadana Pasar Uang Dibanding Instrumen Lain

 

“Reksadana pasar uang adalah pilihan investasi rendah risiko yang cocok bagi pemula. Selain relatif aman, instrumen ini menawarkan imbal hasil lebih tinggi dibanding tabungan, dengan likuiditas tinggi dan fluktuasi minim.”

Investasi kini semakin mudah dijangkau oleh siapa saja, termasuk pemula. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari apa itu reksadana pasar uang, keuntungan dan risikonya, serta tips memulai investasi agar lebih percaya diri dalam mengelola keuangan. 

Jika Anda masih mempertimbangkan pilihan, mengenal berbagai jenis-jenis investasi lainnya juga bisa membantu Anda menentukan langkah yang paling tepat.

Apa yang Dimaksud Reksadana?

Reksadana adalah salah satu jenis investasi berbentuk perusahaan penghimpun dana dari masyarakat sebagai investor yang hendak menanam modal. 

Dana yang terkumpul nantinya akan di investasikan ke dalam beberapa instrumen seperti obligasi, deposito dan saham.

Reksadana akan membuat Anda berinvestasi dari nominal yang sangat kecil. Namun Anda tidak perlu khawatir karena semua alur investasi Anda sudah diurus oleh manajer investasi. 

Risiko Reksadana pun cenderung lebih rendah dengan keuntungan yang cukup menjanjikan.

Pengertian Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang yaitu jenis Reksadana yang menginvestasikan seluruh uang investor dalam pasar uang. Instrumen pasar uang yang dimaksud bisa berupa surat berharga yang jatuh temponya kurang dari satu tahun. 

Instrumen pasar uang yang paling diminati yaitu Sertifikat Bank Indonesia atau SBI, Obligasi, Deposito berjangka yang seluruh jatuh temponya kurang dari satu tahun.

Jika Anda bandingkan dengan Reksadana lain reksadana pasar uang memiliki risiko yang paling rendah. Investasi yang dilakukan melalui reksadana pasar uang sangat mudah dicairkan. 

Walaupun sangat menjanjikan, keuntungan yang didapat dari reksadana pasar uang tidak lebih besar daripada jenis Reksadana lainnya.

Baca Juga: Mengenal Keuntungan Reksadana dari Jenisnya

Keuntungan Investasi Reksadana Pasar Uang

Walaupun reksadana pasar uang keuntungannya tidak lebih besar dari Reksadana lain, namun berikut keuntungan investasi reksadana pasar uang yang harus Anda ketahui:

1. Keuntungannya Lebih Tinggi

Keuntungan yang didapat jika Anda melakukan investasi Reksadana biasanya sekitar 6% sampai 7% setiap tahunnya. 

Namun jika dibandingkan dengan menyimpan uang biasa dalam rekening tabungan maka nilai bunga yang didapat sangat kecil. 

Lain halnya jika Anda menginvestasikan uang dalam reksadana pasar uang. Keuntungan yang didapat akan berkali lipat.

2. Minimal Memulai Reksadana Pasar Uang Hanya Rp10.000,-

Memulai investasi dengan nominal kecil biasanya menjadi pilihan untuk Anda yang baru mulai mencoba berinvestasi. 

Reksadana pasar uang adalah salah satu instrumen yang cocok karena hanya dengan Rp10.000,- Anda sudah bisa mulai berinvestasi. 

Tentu saja keuntungan yang didapat akan berbeda dengan Anda yang memulai investasi dengan jumlah besar. Namun tak ada salahnya mencoba dari nominal kecil.

3. Pengambilan Dana Bisa Dilakukan Kapan Saja

Kelebihan lain reksadana pasar uang yang tidak dimiliki oleh instrumen investasi lainnya yaitu fleksibilitas pengambilan uang. 

Dana yang diinvestasikan dapat diambil kapan saja tanpa harus menunggu jangka waktu tertentu. Proses pencairannya pun relatif mudah karena dapat dilakukan secara online. 

Selain itu uang dapat ditarik tanpa terkena denda sepeserpun.

Beberapa Risiko Reksadana Pasar Uang yang Harus Anda Ketahui

Meski relatif aman, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mulai investasi reksadana pasar uang. Termasuk risiko yang mungkin terjadi berikut ini:

1. Risiko Penurunan Nilai Reksadana 

Risiko ini terjadi ketika instrumen pasar uang seperti deposito atau surat berharga jangka pendek mengalami penurunan nilai. Kondisi ini dapat dipicu oleh perubahan suku bunga atau dinamika pasar.

Ketika suku bunga naik, harga instrumen pasar uang cenderung turun. Sebaliknya, ketika suku bunga turun, nilainya bisa meningkat. Untuk mengelola risiko tersebut, Anda perlu memahami bahwa reksa dana pasar uang tetap dapat mengalami fluktuasi meskipun relatif stabil. 

Hal lain yang perlu diperhatikan, jika dibandingkan dengan instrumen jangka panjang, produk reksa dana dengan jatuh tempo lebih pendek umumnya kurang sensitif terhadap perubahan suku bunga.

2. Risiko Likuiditas

Likuiditas di sini berarti instrumen pasar uang umumnya mudah dan bisa dicairkan dengan segera. Namun, hal tersebut bisa menjadi risiko ketika banyak investor menarik uang pada waktu bersamaan. 

Sebagai investor, Anda bisa menghindarinya dengan merencanakan waktu pencairan dan memahami bahwa meski bersifat likuid, nilai uang yang ada pada reksadana pasar uang tetap memerlukan proses.

3. Risiko Wanprestasi

Risiko ini terjadi jika penerbit instrumen pasar uang, semisal bank atau perusahaan yang menerbitkan surat utang jangka pendek, gagal memenuhi kewajibannya. 

Sebagai langkah antisipasi meminimalkan risiko ini, Anda bisa memilih reksadana pasar uang yang menempatkan dana pada instrumen dari pihak yang memiliki kualitas kredit baik.

4. Risiko Inflasi 

Risiko ini muncul ketika imbal hasil reksadana pasar uang tidak mampu mengejar kenaikan harga barang dan jasa. Kondisi ini dapat terjadi jika investor hanya bergantung pada instrumen berimbal hasil rendah dalam periode yang panjang. 

Untuk meminimalisir risiko ini, Anda bisa menyesuaikan porsi investasi sesuai tujuan dan mempertimbangkan instrumen lain untuk kebutuhan jangka panjang.

Tips Memulai Investasi Reksadana Pasar Uang

Sebelum mulai berinvestasi, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar investasi berjalan optimal dan sesuai dengan tujuan finansial. Berikut tips penting yang bisa membantu Anda memulai investasi RDPU:

1. Pahami Karakteristik dan Mekanisme Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang (RDPU) umumnya menempatkan dananya pada instrumen pasar uang seperti deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), atau obligasi jangka pendek. 

Instrumen-instrumen ini cenderung rendah risiko dan bersifat likuid, sehingga ideal untuk investasi jangka pendek atau penyimpanan dana darurat. 

Memahami karakteristik dasar ini penting agar Anda dapat mengelola ekspektasi terhadap potensi imbal hasil dan risiko secara realistis.

2. Perhatikan Kondisi Ekonomi dan Suku Bunga

Kinerja RDPU sangat dipengaruhi oleh suku bunga acuan, seperti BI 7-Day Repo Rate, dan tingkat inflasi. 

Jika suku bunga naik, return dari RDPU cenderung meningkat karena instrumen pasar uang memberikan imbal hasil yang lebih tinggi. 

Sebaliknya, inflasi yang tinggi dapat menggerus daya beli hasil investasi. Oleh karena itu, memahami dinamika makro ekonomi membantu Anda memilih waktu yang tepat untuk berinvestasi di RDPU.

3. Tetapkan Tujuan Investasi dan Horizon Waktu yang Jelas

Sebelum mulai berinvestasi, penting untuk menetapkan tujuan keuangan yang jelas. Karena RDPU menghasilkan return yang stabil namun tidak terlalu tinggi, instrumen ini cocok untuk tujuan jangka pendek, seperti dana darurat atau pengeluaran dalam 6 sampai 12 bulan ke depan. 

Menyesuaikan horizon waktu dengan jenis reksadana membantu mencegah pencairan dana terlalu dini yang bisa mengurangi potensi keuntungan.

4. Manfaatkan Diversifikasi dan Keahlian Manajer Investasi

Salah satu keuntungan investasi RDPU adalah dana yang terkumpul dikelola oleh manajer investasi profesional. 

Dengan modal yang relatif kecil, Anda bisa memperoleh portofolio terdiversifikasi yang mengurangi risiko. 

Keahlian manajer investasi dalam memilih instrumen pasar uang yang tepat sangat berperan dalam menjaga kestabilan return sekaligus meminimalkan risiko kerugian.

5. Tingkatkan Literasi dan Pengetahuan Investasi

Investor yang memiliki pengetahuan dan literasi finansial yang baik cenderung lebih siap menghadapi risiko dan membuat keputusan investasi yang lebih matang. 

Memahami profil risiko pribadi, mekanisme kerja reksadana, serta tren pasar uang menjadi kunci keberhasilan dalam investasi RDPU. 

Investasi yang didasari pengetahuan akan membantu Anda bertahan dan memaksimalkan hasil dalam jangka panjang.

Investasi Reksadana Bisa di CIMB Niaga

Ingin memulai investasi tanpa ribet dan tetap dapat peluang imbal hasil yang menarik? Reksadana adalah solusi tepat untuk Anda yang baru belajar berinvestasi maupun yang ingin mengelola keuangan dengan cara praktis. 

CIMB Niaga hadir memberikan kemudahan investasi reksadana yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja melalui platform digital mereka.

Dengan berinvestasi reksadana di CIMB Niaga, Anda mendapatkan berbagai kelebihan, antara lain:

  • Pilihan produk reksadana yang beragam sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda.
  • Kemudahan proses pembelian dan penjualan reksadana secara online kapan saja dan di mana saja.
  • Dukungan manajer investasi profesional yang mengelola portofolio Anda secara optimal.
  • Investasi minimum yang terjangkau, sehingga semua kalangan dapat mulai menabung untuk masa depan.

Jenis investasi reksadana pasar uang memang banyak diminati oleh para investor pemula, beberapa bank menawarkan investasi ini diantaranya CIMB Niaga, informasi lebih lanjut mengenai reksadana CIMB Niaga klik disini.


Produk Terkait

Reksa Dana

Beragam pilihan produk dalam mata uang IDR, USD, dan EUR

Obligasi

Biaya spesial dan return lebih tinggi

Daftar Produk Reksa Dana

OCTO Invest