www.cimbniaga.co.id production
ID EN

Anggaran Dana: Rencanakan Keuangan untuk Hidup Tenang

 

"Anggaran dana bukan sekadar catatan keuangan, namun dapat menjadi pemandu pengeluaran Anda setiap bulan. Simak pembahasannya.”

Anggaran dana dapat membantu Anda mengetahui dan melacak pengeluaran setiap bulan, terlebih setelah Anda menerima upah dari kerja keras Anda.

Salah satu metode efektif dalam penganggaran adalah dengan membuka rekening online untuk rekening memisahkan berbagai anggaran Anda. Mari simak pembahasannya.

Pengertian Anggaran Dana

Anggaran dana tak semata pencatatan uang Anda untuk periode waktu tertentu. Manfaatnya sangat beragam dan Anda juga bisa membuatnya secara efektif setelah memahami definisi berikut.

Anggaran dana dapat diartikan sebagai estimasi yang dibuat untuk jangka waktu tertentu di masa mendatang. Penganggaran dilakukan berkelanjutan dan mengevaluasi anggaran individual secara berkala.

Anggaran statis dan anggaran fleksibel adalah dua jenis anggaran yang berguna untuk manajemen. Statis berarti anggaran dana tidak berubah sepanjang masa berlakunya. Semua angka yang sudah dihitung tetap sama.

Sementara fleksibel berarti memiliki nilai relasional pada variabel tertentu. Jumlah dana yang tercatat bersifat fleksibel dan dapat berubah berdasarkan tingkat penjualan, produksi, atau faktor ekonomi eksternal.

Sederhananya, anggaran statis akan mengevaluasi efektivitas proses penganggaran awal, sedangkan anggaran fleksibel dapat memberi wawasan tentang operasi sebuah bisnis.

Manfaat Membuat Anggaran Dana

Mengingat pentingnya membuat anggaran dana untuk berbagai keperluan Anda, berikut adalah beberapa manfaat membuat anggaran dana:

  1. Membantu Membuat Keputusan Keuangan dengan Bijak 

    Anggaran dana yang sederhana dapat membantu Anda mengelola keuangan dengan lebih bijak. Dengan mengetahui secara pasti berapa pemasukan dan pengeluaran setiap bulan, Anda bisa memastikan uang digunakan sesuai prioritas dan tidak habis tanpa arah.

    Memiliki kendali atas uang berarti Anda dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik, baik untuk kebutuhan harian maupun rencana jangka panjang. Dengan demikian, anggaran menjadi alat penting untuk mencapai stabilitas finansial dan tujuan hidup.

  2. Memantau Aliran Uang

    Anggaran membantu Anda melihat ke mana uang pergi setiap bulan. Dengan mencatat pengeluaran, Anda bisa mengidentifikasi pos yang boros dan mulai menguranginya, sehingga uang tidak habis tanpa disadari.

    Memantau aliran uang juga membuat Anda lebih sadar dalam berbelanja. Dari pengeluaran rutin hingga pengeluaran kecil yang sering terlupakan, semua bisa dikontrol lebih baik demi efisiensi keuangan.

  3. Mencegah Kehabisan Uang

    Dengan anggaran, Anda bisa memperkirakan kebutuhan bulanan dan mengatur uang agar cukup hingga akhir bulan. Ini mencegah situasi di mana uang habis sebelum gajian tiba.

    Manajemen seperti ini juga membuat Anda lebih siap dalam menghadapi tagihan tak terduga atau kebutuhan mendadak. Dengan perencanaan yang tepat, keuangan tetap stabil tanpa harus berutang.

  4. Mencegah Penumpukan Tagihan

    Anggaran memberi ruang bagi Anda untuk menyisihkan uang guna membayar cicilan atau utang yang sedang berjalan. Ini membantu agar utang tidak menumpuk dan membebani keuangan.

    Dengan merencanakan pembayaran utang secara rutin dalam anggaran, Anda bisa lebih cepat melunasi kewajiban dan menghindari denda atau bunga tambahan. Ini juga membuka jalan menuju kebebasan finansial.

  5. Membantu Pencapaian Target Tabungan

    Anggaran membuat Anda lebih mudah menyisihkan uang untuk tabungan, baik untuk liburan, dana pendidikan, maupun beli rumah. Tujuan menjadi lebih realistis dan terukur.

    Dengan adanya pos khusus untuk tabungan dalam anggaran, Anda bisa fokus pada prioritas yang diinginkan. Bahkan anggaran sederhana pun bisa mempercepat tercapainya impian finansial Anda.

  6. Mengurangi Stres

    Ketika keuangan terencana dengan baik, rasa cemas terhadap pengeluaran tak terduga bisa berkurang. Anggaran menciptakan rasa aman dan kontrol dalam kehidupan sehari-hari.

    Anda tidak lagi merasa panik setiap kali harus membayar tagihan atau menghadapi keperluan mendadak. Dengan stres yang berkurang, kualitas hidup secara keseluruhan pun meningkat.

  7. Membantu Persiapan Dana Darurat

    Anggaran memungkinkan Anda menyisihkan sebagian uang untuk dana darurat. Ini penting untuk mengantisipasi kondisi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, sakit, atau kebutuhan mendesak lainnya.

    Dengan dana darurat yang cukup, Anda tidak perlu mengambil utang atau mengorbankan kebutuhan lain saat terjadi krisis. Anggaran membantu membangun pondasi keuangan yang lebih aman dan siap menghadapi risiko.

Baca Juga: Apa itu Bank Digital? Berikut Info Keunggulannya

Langkah-Langkah Membuat Anggaran Dana

Setelah mengetahui beragam manfaat yang ditawarkan, berikut adalah beberapa langkah dalam membuat anggaran dana:

  1. Hitung Pendapatan Bersih Anda

    Langkah pertama dimulai dari menilai pendapatan atau gaji bersih Anda setiap bulan. Catatkan penghasilan Anda saat penganggaran dimulai untuk bulan tersebut.

    JIka Anda punya pekerjaan tetap dan memiliki pendapatan tambahan dari usaha sampingan pastikan Anda mencatat rinci kontrak dan gajinya, termasuk kerja part time di bidang lain.

  2. Lacak Pengeluaran Anda

    Setelah mencatat semua pemasukan Anda, selanjutnya adalah cari tahu ke mana uang itu Anda gunakan. Tujuannya mengetahui pengeluaran paling banyak dan cara Anda menghemat uang.

    Catat semua pengeluaran harian dan kelompokkanlah, mulai dari yang pokok hingga yang sifatnya tentatif, seperti pengeluaran untuk smartphone, biaya internet, hingga pembelian kecil apa pun.

    Setelah itu, buat daftar pengeluaran yang dapat berubah-ubah setiap bulan, mulai dari makanan, bensin, dan hiburan. Anda pun dapat melihat peluang untuk mengurangi pengeluaran setiap bulan.

  3. Tetapkan Tujuan Realistis

    Buatlah daftar tujuan keuangan jangka pendek atau jangka panjang Anda. Goal untuk jangka pendek harus dapat Anda capai dalam kurun waktu 1-3 tahun.

    Tujuan jangka pendek itu misalnya anggaran dana untuk melunasi tagihan kartu kredit maupun menyiapkan dana darurat. Sementara goal jangka panjang adalah menabung untuk biaya pendidikan atau dana pensiun

    Perjelas tujuan Anda dalam pos-pos anggaran dana tersebut. Alokasi dana untuk tujuan jangka pendek dan jangka panjang tadi sebaiknya juga sama dengan alokasi uang untuk pengeluaran.

    Hal yang perlu Anda sadari adalah tujuan dapat berubah seiring waktu. Namun, identifikasi tujuan keuangan dapat memotivasi Anda dalam mematuhi anggaran.

  4. Buat Rencana Anggaran

    Penganggaran dana yang Anda lakukan akan berujung di sini, mulai dari yang ingin dibelanjakan hingga yang sebenarnya dibelanjakan.

    Untuk itu aturlah pengeluaran tetap dan berbagai variabel pengeluaran berdasarkan hasil riset Anda. Bila perlu, tambahkan pos-pos keuangan untuk mencapai tujuan menabung Anda.

    Selaras tidaknya pengeluaran dan pendapatan Anda bisa dilihat rencana anggaran dana ini. Anda dapat melihat pos mana yang harus ditambah atau dipangkas hingga menetapkan batasan pengeluaran spesifik.

Baca Juga: Investasi Jangka Panjang Apa yang Aman?

Tips Agar Anggaran Dana Lebih Efektif

Berikut adalah tips yang bisa Anda acu agar anggaran dana lebih efektif:

  1. Prinsip 50/30/20

    Gunakan prinsip 50/30/20, yaitu pembagian dari total pendapatan Anda setiap bulan yang dialokasikan 50% untuk kebutuhan pribadi, 30% untuk keinginan, dan 20% sisanya untuk tabungan.

    Rekomendasi anggaran dana ini menawarkan keseimbangan dalam pengeluaran, terutama untuk keinginan dan kebutuhan. Anda dapat menerapkan prinsip ini agar dapat menyisihkan uang untuk masa depan.

  2. Anggaran Amplop

    Untuk metode ini, Anda akan memasukkan sejumlah uang, baik ke dalam amplop fisik atau rekening secara digital. Uang yang telah diposkan ini mewakili berbagai anggaran.

    Prinsipnya, setelah Anda menghabiskan dana dalam amplop tadi, Anda tidak bisa lagi membelanjakan uang dalam kategori anggaran tersebut sampai bulan berikutnya.

    Jika masih ada sisa dana di akhir bulan, Anda bisa memilih untuk memindahkan sisa dana ke amplop untuk bulan berikutnya, mentransfer sisa dana ke amplop lain, atau menyimpan sisa dana ke tabungan untuk masa depan.

  3. Bayar Diri Sendiri

    Cara efektif berikutnya adalah “Bayar Diri Sendiri” terlebih dahulu, yaitu membayar diri sendiri dari rekening tabungan. Transfer sejumlah uang ke rekening tabungan di awal bulan.

    Jika sudah membayar diri sendiri, bayarlah tagihan-tagihan Anda dan sisanya gunakan sesuai keinginan dan kebutuhan Anda. Metode ini sekilas mirip dengan prinsip 50/30/20 di atas, namun lebih fleksibel.

    Anda dapat menggunakan metode ini untuk melacak anggaran secara sederhana. Anda bisa melacak transaksi Anda, hal-hal yang harus dibayar, dan tak perlu mengkhawatirkan sisanya.

  4. Anggaran Berbasis Nol

    Prinsip anggaran berbasis nol ini adalah mengalokasikan dana untuk pengeluaran tertentu hingga saldo Anda menjadi Rp0. 

    Metode ini memastikan bahwa Anda sudah memiliki rencana untuk setiap Rupiah dan menghindari pembelian secara impulsif. Sehingga tidak ada uang yang tersisa dalam rekening Anda pada akhir bulan.

    Catatan penting untuk metode ini adalah Anda harus mengantisipasi semua pengeluaran dengan mengalokasikan pendapatan untuk pengeluaran yang sesuai.

Contoh Anggaran Dana Praktis untuk Kebutuhan Sehari-Hari

Pembuatan anggaran dana praktis untuk kebutuhan sehari-hari yang mudah dilakukan adalah menggunakan prinsip 50/30/20 tadi. Contohnya sebagai berikut:

Diketahui:

Pendapatan bulanan: Rp10.000.000

Maka:

Kebutuhan pokok (50% dari pendapatan): Rp5.000.000

  • Kebutuhan makanan Rp3.000.000
  • Tagihan rumah tangga: Rp1.300.000
  • Transportasi: Rp700.000

Keinginan (30% dari pendapatan): Rp3.000.000

  • Hiburan dan lain-lain: Rp1.600.000
  • Pakaian dan aksesori: Rp800.000
  • Kebutuhan lainnya: Rp600.000

Tabungan (20% dari pendapatan): Rp2.000.000

  • Tabungan masa depan: Rp1.000.000
  • Dana darurat: Rp700.000
  • Investasi: Rp300.000

Contoh penganggaran dana di atas membuat pengaturan pengeluaran Anda lebih mudah di tiap bulan. Anda pun bisa tetap menyisihkan uang untuk menabung atau berinvestasi, misalnya lewat tabungan deposito.

Investasi Cerdas dan Terencana Bersama CIMB Niaga

Jika sudah mengetahui besaran pengeluaran untuk investasi berdasarkan anggaran dana di atas, Anda bisa segera mulai rencanakan masa depan finansial dengan membuka Deposito Berjangka CIMB Niaga.

Anda tak perlu pergi ke bank untuk membuka deposito, cukup membukanya dari genggaman dengan beberapa klik saja via Website OCTO atau Aplikasi OCTO.

Anda pun bisa memilih jangka waktu dan perpanjangan deposito bisa dilakukan secara otomatis lewat sistem Automatic Roll Over (ARO) untuk jangka waktu yang sama.


Lipat gandakan aset dengan instrumen investasi Deposito Berjangka yang mudah dibuat dan diakses.


Produk Terkait

Deposito iB Berjangka

OCTO Savers+

Tabungan Berjangka Goal Savers

Tabungan CIMB Niaga