production

Investasi Jangka Panjang Apa yang Aman?

Investasi Jangka Panjang Apa yang Aman?

Mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang dinamis khususnya dalam segi keuangan, tentu perlu dilakukan sedini mungkin. Dengan mengatur keuangan kita dari sekarang, kita dapat merencanakan dan menghadapi masa depan dengan lebih siap. Kita juga menjadi lebih cermat dalam mengalokasikan dana yang kita miliki saat ini sehingga tidak hanya digunakan untuk jangka pendek, tetapi juga untuk jangka panjang. Dengan begitu, kita dapat mengatur keuangan kita dengan lebih baik serta lebih siap dalam mewujudkan rencana-rencana kita di masa mendatang.

Banyak cara yang dapat dipilih untuk merencanakan keuangan Anda, salah satu cara yang populer dipilih adalah dengan mengalokasikan sebagian dana untuk berinvestasi. Berdasarkan jangka waktunya, investasi terbagi menjadi dua jenis yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Investasi jangka pendek merupakan investasi yang dilakukan dalam kurun waktu yang relatif pendek yaitu satu hingga tiga tahun.

Dengan investasi jangka pendek, kita dapat memperoleh keuntungan dengan lebih cepat walau return yang diperoleh juga lebih kecil. Sementara investasi jangka panjang merupakan investasi yang dilakukan dalam rentang waktu yang lebih lama yaitu mulai dari tiga tahun bahkan hingga puluhan tahun.

Walaupun memberikan return yang lebih tinggi, tetapi keuntungan baru bisa diperoleh lebih lama dibandingkan dengan investasi jangka pendek. Pada artikel ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai salah satu pilihan investasi jangka panjang yaitu investasi reksa dana. Sebelum mulai berinvestasi reksa dana, yuk simak artikel ini lebih lanjut untuk mengenal reksa dana lebih jauh. 

Apa Itu Investasi Reksa dana?

Sebelum memilih untuk berinvestasi reksa dana, kita harus mengetahui terlebih dahulu mengenai apa itu investasi reksa dana. Reksa dana adalah investasi yang dilakukan dengan mengumpulkan dana yang Anda miliki untuk dikelola dalam berbagai instrumen portofolio efek atau surat-surat berharga, salah satunya seperti saham, obligasi, dan pasar uang ataupun efek. Dalam investasi reksa dana, dana yang Anda investasikan akan dikelola oleh manajer investasi atau ahli yang berpengalaman dalam berinvestasi. 

Dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman menjadikan investasi reksa dana cocok untuk dipilih oleh orang yang baru memulai investasi dan belum memiliki pengetahuan tentang investasi secara mendalam. Selain itu, kita juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mengelola dana yang kita investasikan karena telah dikelola oleh manajer investasi.

Memulai investasi reksa dana pun tidak memerlukan dana yang besar. Bahkan, saat ini jenis reksa dana tertentu dari beberapa pengelola reksa dana menawarkan opsi di mana Anda dapat memulai investasi reksa dana hanya dengan dana sebesar Rp 100,000.00 Dengan relatif terjangkaunya dana minimum yang harus disiapkan untuk berinvestasi menjadikan investasi reksa dana pilihan yang populer di kalangan anak muda dan dapat dilakukan sedini mungkin.

Kenali Profil Risiko Anda Ketika Memulai Investasi Reksa dana

Ketika Anda ingin memulai untuk investasi reksa dana, mengenali terlebih dahulu profil risiko Anda adalah langkah awal yang penting dilakukan untuk menentukan target investasi yang ingin dicapai. Adapun klasifikasi profil risiko serta tujuan investasi terdiri dari low, conservative, balanced, growth, dan aggressive.

Profil risiko low adalah profil risiko bagi nasabah yang mengutamakan keamanan investasi serta bersedia untuk menerima return yang rendah dalam jangka waktu yang pendek. Lalu, profil risiko conservative adalah profil risiko bagi nasabah yang menerima produk dengan tingkat risiko rendah yang mempunyai volatilitas rendah dan memberikan tingkat pengembalian yang dapat mengimbangi dampak inflasi dalam jangka waktu pendek hingga menengah. Kemudian, profil risiko balanced adalah profil risiko bagi nasabah yang mengutamakan keamanan terhadap total akumulasi kekayaan pada investasi dan diimbangi dengan risiko yang rendah sampai tinggi dalam jangka waktu pendek sampai panjang. Sedangkan profil risiko growth adalah profil risiko bagi nasabah yang mencari return tinggi dari investasinya dengan tingkat risiko yang tinggi dalam jangka waktu pendek sampai panjang. Terakhir, profil risiko aggressive merupakan profil risiko bagi nasabah yang mencari return tertinggi serta bersedia menerima produk investasi dengan tingkat risiko tertinggi dalam jangka waktu pendek sampai panjang.

Tips dalam Berinvestasi Reksa dana

Selain mengenal profil risiko yang tepat untuk Anda sebelum memulai investasi reksa dana berdasarkan target yang ingin dicapai, terdapat beberapa tips yang dapat anda cermati dalam berinvestasi reksa dana. Berikut ini beberapa tips ketika berinvestasi reksa dana:

  1. Tentukan Tujuan Investasi Anda
    Ketika memutuskan untuk mulai berinvestasi reksa dana, pastikan Anda telah menentukan tujuan investasi Anda. Pastikan tujuan investasi Anda untuk mencapai tujuan finansial, bukan tujuan yang belum pasti. Tujuan finansial tersebut dapat berupa pendanaan untuk berbagai kebutuhan seperti tabungan pendidikan, dana liburan, tabungan pensiun, dan lain-lain.
  2. Sesuaikan Jangka Waktu Investasi
    Semakin panjang tujuan jangka waktu investasi Anda, dapat semakin tinggi pula risiko reksa dana yang dapat Anda pilih. Oleh karena itu, pastikan jangka waktu investasi Anda sesuai dengan tujuan investasi Anda.
  3. Diversifikasi Investasi
    Jika dana investasi Anda ditempatkan secara terkonsentrasi atau hanya dalam satu instrumen, maka semakin tinggi pula risiko yang akan Anda hadapi. Untuk meminimalisir hal tersebut, sebaiknya lakukan diversifikasi investasi dengan cara menempatkan dana investasi di berbagai instrumen untuk menghindari risiko kerugian dalam jumlah besar secara bersamaan.
  4. Investasi Secara Berkala
    Dibandingkan dengan melakukan investasi secara sekaligus dalam satu waktu, lebih baik investasi dilakukan secara berkala dalam waktu yang panjang. Hal tersebut dapat memberikan potensi pertumbuhan modal yang lebih optimal dibandingkan jika investasi dilakukan secara sekaligus. Dengan jumlah dana minimum yang relatif terjangkau, investasi pun dapat dimulai sejak dini. 
  5. Lakukan Financial Check-up
    Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi reksa dana, lakukan peninjauan kembali terhadap kondisi keuangan Anda setiap bulannya. Dengan begitu, Anda dapat memutuskan kapan Anda dapat memulai investasi serta berapa besar alokasi dana yang dapat Anda alokasikan untuk berinvestasi.
  6. Monitor Portfolio Investasi Secara Berkala
    Setelah Anda mulai berinvestasi reksa dana, Anda dapat mengawasi alokasi aset investasi yang Anda miliki secara berkala. Anda dapat mengakses produk reksa dana dengan mudah, bisa dengan cara konvensional melalui media cetak nasional, maupun dengan cara digital melalui media elektronik. Anda juga dapat melakukan rebalancing atau mengatur kembali alokasi aset investasi Anda secara berkala sesuai dengan kondisi pasar jika memang diperlukan.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan serta terjangkaunya dana minimum yang dapat diinvestasikan menjadikan investasi reksa dana dapat dipilih untuk mulai berinvestasi guna merencanakan dan mencapai tujuan finansial Anda. Dengan begitu, Anda dapat merencanakan keuangan Anda untuk waktu mendatang dengan menginvestasikan sebagian dari dana yang Anda miliki. Namun, ketika Anda memutuskan untuk mulai berinvestasi reksa dana, pastikan Anda memilih pengelola efek reksa dana yang terpercaya untuk mengelola investasi Anda. Salah satu pengelola efek reksa dana yang terpercaya adalah CIMB Niaga.

CIMB Niaga merupakan salah satu agen penjual reksa dana terpercaya yang mendistribusikan sekitar 69 produk reksa dana. Setiap dana yang yang diinvestasikan dikelola oleh manajer investasi profesional yang telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Setiap manajer investasi telah memiliki keahlian dalam mengelola prospektus dengan baik agar investasi dapat mencapai target serta tujuan yang ingin dicapai. Dengan memilih CIMB Niaga Anda dapat memilih berbagai jenis investasi reksa dana dengan berbagai risiko profil seperti Reksa dana Pasar Uang, Reksa dana Pendapatan Tetap hingga Reksa dana Terproteksi. CIMB Niaga juga menawarkan berbagai keunggulan seperti kemudahan akses hingga fee yang kompetitif untuk menjadi pilihan Anda dalam memulai investasi reksa dana. Untuk mempelajari dan mengetahui produk reksa dana CIMB Niaga, Anda dapat klik di sini.