production

Tentang Reksa Dana

 

 
 
 
 

Tentang Reksa Dana

Investasi untuk mengelola modal sesuai dengan kebutuhan Anda

Sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 8 tentang Pasar Modal reksadana adalah suatu wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek (baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya) oleh Manajer Investasi yang telah mendapat ijin dari OJK.

PT Bank CIMB Niaga, Tbk bertindak sebagai agen penjual efek Reksa Dana yang mendistribusikan 69 produk Reksa Dana

Jenis Reksa Dana:

1) Reksa Dana Pasar Uang
Alokasi dana 100% pada instrumen pasar uang, seperti deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), atau Obligasi dengan masa jatuh tempo kurang dari 1 tahun.
Keunggulan:
• Hasil yang relatif stabil dan cenderung tidak fluktuatif. Sesuai untuk Anda dengan tujuan investasi jangka pendek (≤ 1 tahun).
• Likuid atau mudah dicairkan, pada umumnya T+2 (2 hari bursa setelah instruksi pencairan)
• Tidak ada biaya pembelian dan penjualan
• Risiko relatif lebih kecil dibandingkan reksa dana lainnya

2) Reksa Dana Pendapatan Tetap
Alokasi dana minimum 80% pada instrumen obligasi.
Keunggulan:
• Sesuai untuk Anda dengan tujuan investasi jangka menengah (1-3 Tahun)
• Terdapat pembagian keuntungan tunai atau tambahan unit penyertaan yang dibagikan berkala untuk beberapa reksa dana jenis ini.

3) Reksa Dana Terproteksi
Memberikan proteksi atas Nilai Investasi Awal dari pemegang Unit Penyertaan melalui mekanisme pengelolaan portofolionya dengan menginvestasikan dana pada Efek Bersifat Utang yang masuk kategori layak investasi (investment grade), sehingga nilai Efek Bersifat Utang pada saat jatuh tempo sekurang-kurangnya dapat menutupi jumlah nilai yang terproteksi
Keunggulan:
• Imbal hasil yang lebih terukur dalam jangka waktu investasi tertentu

4. Reksa Dana Campuran
Alokasi dana maksimal 79% untuk masing-masing instrumen pasar uang, obligasi, atau saham.
Keunggulan:
• Sesuai untuk Anda dengan tujuan investasi jangka menengah sampai panjang (3-5 Tahun)
• Alokasi aset lebih fleksibel sehingga lebih adaptif dengan kondisi pasar.

5) Reksadana Index (RDI)
Alokasi dana minimum 80%. Aset harus diinvestasikan sesuai dengan aset-aset pada indeks acuan, yang disebut dengan pengelolaan pasif, yaitu untuk mendapatkan hasil investasi yang mirip dengan indeks acuan, baik indeks obligasi maupun indeks saham. Mirip dengan Reksa Dana Terbuka, dapat dibeli dan dijual sewaktu-waktu di setiap hari bursa.
Keunggulan:

• Sesuai bagi Anda yang menginginkan transparansi investasi dan memilih pengelolaan secara pasif untuk hasil yang lebh maksimal.

6) Reksa Dana Saham
Alokasi dana minimum 80% pada instrumen saham. Potensi pertumbuhan relatif tinggi karena bersifat agresif.
Keunggulan:
• Sesuai bagi Anda dengan tujuan investasi jangka panjang (Diatas 5 tahun) dengan profil risiko agresif.

Manfaat Reksadana

1)    Dikelola oleh Manajer Investasi yang Profesional
Setiap Reksa Dana yang dipasarkan oleh PT. Bank CIMB Niaga Tbk, dikelola oleh Manajer Investasi yang secara profesi telah mendapatkan izin Wakil Manajer Investasi (WMI) dari Otoritas Jasa Keuangan. Investasi Anda akan dialokasikan dengan baik oleh Manajer Investasi yang Profesional sesuai dengan prospektus dan tujuan investasi Anda agar mencapai return (hasil investasi) sesuai target. Manajer Investasi kami akan melakukan riset, menganalisa harga efek, maupun mengakses informasi ke pasar modal secara langsung, sesuai dengan kebijakan dalam prospektus untuk mencapai hasil investasi yang optimal bagi Anda.

2)    Diversifikasi Investasi
Alokasi investasi pada berbagai macam instrumen investasi, seperti pasar uang, obligasi pemerintah maupun obligasi korporasi dan saham. Diversifikasi alokasi aset dapat meminimalkan risiko investasi, dimana risiko lebih kecil dibandingkan pembelian satu atau dua jenis efek secara langsung.

3)    Transparansi Informasi
Pemberian prospektus mengenai kebijakan investasi dan informasi umum mengenai produk, laporan keuangan, serta laporan portofolio melalui Fund Fact Sheet secara berkala. Sehingga komposisi investasi dan kinerja reksa dana yang Anda miliki dapat dengan mudah diketahui. Manajer Investasi wajib menginformasikan perkembangan investasi secara rutin sehingga pemegang Unit Penyertaan dapat memantau penempatan dana, kinerja dan risikonya. Manajer Investasi wajib mengumumkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) setiap hari di surat kabar serta menerbitkan laporan keuangan, prospektus, dan laporan bulanan (Fund Fact Sheet).

4)    Likuiditas yang tinggi
Memiliki keunggulan likuiditas, sehingga unit penyertaan Anda dapat dijual kembali (redemption) di setiap hari bursa, sesuai dengan ketentuan prospektus. Manajer Investasi wajib membeli kembali dan membayarkannya maksimal T+7 hari bursa.

5)    Biaya Rendah
Tidak memerlukan dana besar. Dengan jumlah yang terjangkau, Anda sudah dapat berinvestasi dan mendapatkan semua manfaat diatas. Sesuai jika Anda adalah pemodal pemula yang tidak terlalu menguasai teknik-teknik portofolio.

6)    Manfaat perpajakan
Hasil investasi dari penjualan kembali reksa dana bukan merupakan objek pajak. Sesuai dengan kebijakan tentang pajak reksa dana yang diatur dalam PP No. 100 tahun 2013 bahwa reksa dana dikenakan pajak sebesar 5% hingga 2020.

7)    Kemudahan Akses Berinvestasi
Kemudahan pelayanan transaksi, yaitu melalui PT Bank CIMB Niaga, Tbk, sebagai Agen Penjual. Hanya dengan membuka rekening tabungan di PT Bank CIMB Niaga, Tbk.

Risiko Investasi Reksa Dana

Reksa dana dapat memberikan keuntungan ketika portofolio efek yang dikelola oleh Manajer Investasi memberikan hasil yang sesuai dengan harapan Anda. Namun jika portofolio efek tersebut mengalami penurunan nilai maka reksa dana juga bisa mengalami kerugian. Anda disarankan untuk mengenal beberapa risiko yang ada jika membeli reksa dana.

1) Risiko Penurunan Nilai Unit Penyertaan
Risiko penurunan harga portofolio efek dan Nilai Aktiva Bersih reksa dana yang antara lain disebabkan oleh perubahan kondisi pasar (seperti tingkat suku bunga, inflasi, dan lain-lain), wanprestasi dari penerbit surat berharga/efek, atau lainnya.
2) Risiko Likuiditas
Risiko dari penjualan kembali seluruh atau sebagian besar unit penyertaan reksa dana secara serentak;
3) Risiko Likuidasi
Risiko pembubaran reksa dana oleh Otoritas Jasa Keuangan apabila Nilai Aktiva Bersih reksa dana kurang dari jumlah minimum yang ditetapkan sesuai prospektus.
4) Risiko Peraturan dan Perpajakan
Perubahan peraturan (tidak terbatas pada peraturan perpajakan) dapat mempengaruhi realisasi tingkat pengembalian Reksa Dana).
5) Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik.
Perubahan kondisi perekonomian & politik di dalam maupun di luar negeri atau peraturan khususnya di bidang Pasar Uang dan Pasar Modal dapatmempengaruhi kinerja perusahaan-perusahaan di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek serta perusahaan penerbit surat berharga di Pasar Uang.

Tips Berinvestasi Reksa Dana

Dalam berinvestasi Reksa Dana, pertama kali yang harus diperhatikan adalah kenali profil resiko Anda, tentukan tujuan investasi Anda dan sesuaikan dengan jenis reksa dana yang Anda pilih. Berikut ini tips-tips dalam berinvestasi Reksa Dana :

1. Tujuan Investasi
Pastikan investasi Anda memiliki tujuan finansial, bukan hanya bersifat spekulatif. Ada banyak tujuan finansial dalam kehidupan kita misalnya untuk Pensiun, Liburan, Tabungan Pendidikan, Membeli Rumah dan lain-lain.
2. Jangka Waktu Investasi
Sesuaikan jangka waktu (time horizon) investasi dengan jenis reksa dana yang Anda pilih. Semakin panjang tujuan jangka waktu investasi Anda, maka Anda dapat dapat memilih jenis Reksa Dana yang memiliki risiko lebih tinggi.
3. Diversifikasi
Jika aset semakin terkonsentrasi, maka risiko yang dihadapi akan semakin tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya ada diversifikasi untuk meminimalisir risiko tersebut, dengan cara menempatkan dana di berbagai instrumen untuk menghindari kerugian dalam jumlah besar secara bersama-sama.
4. Investasi Berkala
Berinvestasi secara berkala dalam jangka waktu panjang akan memberikan potensi pertumbuhan modal yang lebih optimal dibandingkan investasi secara sekaligus dan dilakukan secara spekulatif dengan sering melakukan transaksi jual dan beli. Dengan jumlah yang terjangkau, maka investasi pun dapat dimulai sejak dini.
5. Financial Check Up
Investasi bukan sesuatu untuk dipaksakan, sebelum berinvestasi lakukan financial check up untuk menghitung seberapa sehat kondisi arus kas Anda setiap Bulan.
6. Monitor Portfolio Investasi
Anda dapat mengawasi alokasi asset investasi yang Anda miliki secara berkala. Produk reksa dana dapat diakses dengan mudah, baik di media elektronik maupun media cetak nasional. Anda dapat pula melakukan re-balancing atau pengaturan kembali alokasi aset sesuai dengan kondisi pasar secara berkala, jika memang diperlukan.

Profil Risiko

Sebelum berinvestasi, kenali profil risiko Anda sebagai langkah awal yang penting untuk menentukan target investasi yang ingin dicapai. Setiap orang memiliki profil risiko yang berbeda-beda. Adapun profil risiko dan tujuan investasinya adalah sebagai berikut:
• Low
Nasabah mementingkan keamanan pokok investasi, dan bersedia menerima tingkat pengembalian yang rendah dalam jangka waktu yang pendek.
• Conservative
Nasabah bersedia menerima produk dengan tingkat risiko rendah yang mempunyai volatilitas rendah dan memberikan tingkat pengembalian yang dapat mengimbangi dampak inflasi dalam jangka waktu pendek sampai menengah.
• Balanced
Nasabah mencari keamanan terhadap total akumulasi kekayaan pada portofolio yang berimbang dengan risiko yang rendah sampai tinggi dalam jangka waktu pendek sampai panjang.
• Growth
Nasabah mencari tingkat pengembalian yang tinggi terhadap total akumulasi kekayaan pada portofolionya melalui produk dengan tingkat risiko tinggi dalam jangka waktu pendek sampai panjang.
• Aggressive
Nasabah mencari tingkat pengembalian yang paling tinggi atas portfolionya dan bersedia menerima produk dengan tingkat risiko paling tinggi dalam jangka waktu pendek sampai panjang.

Yang Harus Diperhatikan

Reksa Dana adalah produk pasar modal, bukan produk bank, bukan deposito, bukan merupakan kewajiban dari dan tidak ada jaminan dari PT Bank CIMB Niaga, Tbk, kecuali dinyatakan sebaliknya. Produk ini juga tidak termasuk dalam cakupan obyek program penjaminan pemerintah atau lembaga penjaminan simpanan. Bank sebagai agen penjual Reksa Dana tidak bertanggung jawab atas segala tuntutan dan risiko yang terjadi dalam pengelolaan portfolio Reksa Dana. Risiko berinvestasi Reksa Dana: Risiko Berkurangnya Nilai Unit Penyertaan, Risiko Likuiditas, Risiko Likuidasi, Risiko Peraturan dan Perpajakan.

PT. Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai agen penjual reksa dana dan mendapatkan ijin dari Bapepam-LK atau OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan surat No. 03/BL/STTD/APERD/2007 dan hingga kini telah bekerja sama dengan 11 Manajer Investasi yang terkemuka dan berpengalaman di bidangnya. Berikut ini Manajer Investasi yang telah bekerja sama dengan PT. Bank CIMB Niaga Tbk :


  1. Principal Balance Strategic Plus
  2. Principal Cash Fund
  3. Principal Dollar Bond
  4. Principal Total Return Equity Fund
  5. Principal Total Return Bond Fund
  6. Principal Indo Domestic Equity
  7. Principal Islamic Equity Growth Syariah
  8. Principal SMART Equity Fund
  9. Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah (USD)
  10. Principal Index IDX30

  1. Bahana Dana Likuid
  2. Bahana Dana Ekuitas Prima
  3. Bahana Dana Infrastuktur
  4. Bahana Dana Prima
  5. Bahana Quant Strategy

  1. BNP Paribas Ekuitas
  2. BNP Paribas Equitra
  3. BNP Paribas Infrastuktur Plus
  4. BNP Paribas Pesona
  5. BNP Paribas Pesona Syariah
  6. BNP Paribas Prima II
  7. BNP Paribas Omega
  8. BNP Paribas Rupiah Plus
  9. BNP Paribas Solaris
  10. BNP Paribas Cakra Syariah USD
  11. BNP Paribas Prima USD

  1. Danareksa Indeks Syariah
  2. Danareksa Mawar
  3. Danareksa Mawar Konsumer 10
  4. Danareksa Melati Premium Dollar
  5. Danareksa Seruni Pasar Uang II


  1. Batavia Dana Saham Optimal
  2. Batavia Dana Saham


  1. Mandiri Investa Aktif
  2. Mandiri Investa Atraktif
  3. Mandiri Investa Atraktif Syariah
  4. Mandiri Investa Ekuitas Dinamis
  5. Mandiri Investa Equity Asean 5 Plus
  6. Mandiri Investa Pasar Uang
  7. Mandiri Investa Syariah Berimbang

  1. Manulife Dana Campuran II
  2. Manulife Dana Kas 2
  3. Manulife Dana Saham
  4. Manulife Dana Tumbuh Berimbang
  5. Manulife Greater Indonesia Fund
  6. Manulife Obligasi Negara Indonesia II
  7. Manulife Pendapatan Bulanan II
  8. Manulife Saham Andalan
  9. Manulife Saham Syariah Asia Pacific

  1. Schroder 90 Plus Equity Fund
  2. Schroder Dana Andalan II
  3. Schroder Dana Istimewa
  4. Schroder Dana Kombinasi
  5. Schroder Dana Liquid
  6. Schroder Dana Mantap Plus II
  7. Schroder Dana Prestasi
  8. Schroder Dana Prestasi Plus
  9. Schroder Dana Terpadu II
  10. Schroder Global Sharia Equity Fund (USD)

  1. TRIM Dana Tetap II
  2. TRIM Kapital
  3. TRIM Kapital Plus
  4. TRIM Kas II
  5. TRIM Kombinasi II
  6. TRIM Syariah Berimbang
  7. TRIM Syariah Saham


  1. Ashmore Dana Progresif Nusantara
  2. Ashmore Dana Obligasi Nusantara
  3. Ashmore Dana Ekuitas Nusantara

  1. Principal Balance Strategic Plus
  2. Principal Cash Fund
  3. Principal Dollar Bond
  4. Principal ITB Niaga
  5. Principal Total Return Bond Fund
  6. Principal Indo Domestic Equity
  7. Principal Islamic Equity Growth Syariah
  8. Principal SMART Equity Fund
  9. Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah (USD)
  10. Principal Index IDX30


  1. Ashmore Dana Ekuitas Nusantara
  2. Ashmore Dana Progresif Nusantara
  3. Ashmore Dana Obligasi Nusantara

Info lebih lanjut : http://www.ashmoregroup.com/id-en/home


  1. Batavia Dana Saham
  2. Batavia Dana Saham Optimal

Info lebih lanjut : http://www.bpam.co.id/

  1. TRIM Dana Tetap II
  2. TRIM Kapital
  3. TRIM Kapital Plus
  4. TRIM Kas II
  5. TRIM Kombinasi II
  6. TRIM Syariah Berimbang
  7. TRIM Syariah Saham

  1. Schroder 90 Plus Equity Fund
  2. Schroder Dana Andalan II
  3. Schroder Dana Istimewa
  4. Schroder Dana Kombinasi
  5. Schroder Dana Liquid
  6. Schroder Dana Mantap Plus II
  7. Schroder Dana Prestasi
  8. Schroder Dana Prestasi Plus
  9. Schroder Dana Terpadu II
  10. Schroder Global Sharia Equity Fund (USD)

  1. Manulife Dana Campuran II
  2. Manulife Dana Kas 2
  3. Manulife Dana Saham
  4. Manulife Dana Tumbuh Berimbang
  5. Manulife Greater Indonesia Fund
  6. Manulife Obligasi Negara Indonesia II
  7. Manulife Pendapatan Bulanan II
  8. Manulife Saham Andalan
  9. Manulife Saham Syariah Asia Pacific Dolllar AS

  1. Mandiri Investa Aktif
  2. Mandiri Investa Atraktif
  3. Mandiri Investa Atraktif Syariah
  4. Mandiri Investa Ekuitas Dinamis
  5. Mandiri Investa Equity Asean 5 Plus
  6. Mandiri Investa Pasar Uang
  7. Mandiri Investa Syariah Berimbang

  1. FWD Indoequity Asset Dividen Yield
  2. FWD Indoequity Asset Sectoral
  3. FWD Indonesian Asset Bond Fund
  4. FWD Indonesian Asset Balanced Fund
  5. FWD Indonesian Asset Aggresive Balanced Fund
  6. FWD Indonesian Asset USD Balanced Plus Fund

  1. Danareksa Indeks Syariah
  2. Danareksa Mawar
  3. Danareksa Mawar Konsumer 10
  4. Danareksa Melati Premium Dollar
  5. Danareksa Seruni Pasar Uang II

  1. BNP Paribas Ekuitas
  2. BNP Paribas Equitra
  3. BNP Paribas Infrastuktur Plus
  4. BNP Paribas Pesona
  5. BNP Paribas Pesona Syariah
  6. BNP Paribas Prima II
  7. BNP Paribas Rupiah Omega
  8. BNP Paribas Rupiah Plus
  9. BNP Paribas Solaris
  10. BNP Paribas Cakra Syariah USD
  11. BNP Paribas Prima USD

  1. Bahana Dana Likuid
  2. Bahana Dana Ekuitas Prima
  3. Bahana Dana Infrastuktur
  4. Bahana Dana Prima
  5. Bahana Quant Strategy