www.cimbniaga.co.id production
ID EN

6 Contoh Aset dan Jenis-Jenisnya yang Perlu Anda Pahami

 

"Aset merupakan sumber daya apa pun yang di kemudian hari dapat memiliki nilai dan terus meningkat seiring waktu. Simak pembahasannya.”

Aset adalah sesuatu yang memiliki nilai dan dapat menghasilkan pendapatan untuk sekarang atau di masa mendatang.

Ada beragam jenis aset, misalnya saja, aset keuangan dapat berupa saham, reksadana, atau obligasi. Sebelum Anda memilih aset yang tepat untuk masa depan Anda, mari pahami selengkapnya di bawah ini. 

Apa yang Dimaksud dengan Aset?

Definisi aset yang dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Aset adalah sumber daya ekonomi yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh pemerintah sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi dan/atau sosial di masa depan diharapkan dapat diperoleh, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Aset juga dapat diukur dalam satuan uang, termasuk sumber daya nonkeuangan yang diperlukan untuk penyediaan jasa bagi masyarakat umum dan sumber-sumber daya yang dipelihara karena alasan sejarah dan budaya.

Secara umum, definisi aset dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sesuatu yang punya nilai tukar, modal, atau kekayaan. Cakupan aset pun cukup luas, seperti uang kas hingga kontrol pemerintah pada suatu entitas.

Jenis-Jenis Aset Berdasarkan Kepemilikan

Jika dikelompokkan berdasarkan kepemilikan, aset terdiri dari aset-aset pribadi dan aset perusahaan atau aset bisnis

  1. Aset Pribadi

    Aset pribadi, seperti pengertiannya secara umum, adalah sesuatu milik Anda yang bernilai atau yang menjadi utang Anda.

    Contoh aset pribadi adalah rumah, tanah, perhiasan, emas, surat berharga, karya seni, hingga rekening giro.

  2. Aset Perusahaan

    Sedangkan aset perusahaan atau aset bisnis mencakup bangunan, mesin, peralatan, kendaraan bermotor, uang tunai, serta piutang serta aset tak berwujud seperti paten dan hak cipta.

    Contoh yang paling umum untuk dua kategori aset di atas adalah pinjaman yang dapat berubah menjadi aset ketika Anda atau suatu perusahaan memberi pinjaman kepada individu atau kelompok.

Setelah mendapatkan pinjaman, individu atau kelompok tersebut akan berkewajiban membayar kembali dalam jumlah yang sama.

Pilih Reksa Dana Sesuai Tujuan Investasi Anda Sekarang!

Jenis-Jenis Aset Berdasarkan Likuiditas

Berikut adalah beberapa jenis aset berdasarkan likuiditasnya, atau aset yang dapat dikonversi menjadi uang tunai dengan cepat tanpa mempengaruhi nilainya:

  1. Aset Lancar (Current Asset)

    Aset yang diklasifikasikan sebagai aset lancar diharapkan dapat terealisasi atau dimiliki untuk dijual atau dipakai dalam kurun waktu 12 bulan terhitung setelah tanggal pelaporan.

    Aset lancar terdiri dari kas dan setara kas, investasi jangka pendek, piutang, piutang lain-lain, serta persediaan.

  2. Aset Tetap (Fixed Asset)

    Aset yang termasuk dalam aset tetap bersifat rentan terhadap penurunan kapasitas karena pemanfaatannya. Aset tetap bernilai besar dapat memengaruhi nilai penyusutan tiap tahunnya.

    Nilai penyusutan aset bisa tercatat lebih besar sehingga laba yang dihasilkan kecil. Sebaliknya, jika aset tetap bernilai kecil, maka nilai penyusutan ikut kecil dan menghasilkan laba lebih besar.

    Beberapa contoh aset tetap antara lain gedung, mesin, tanah, dan peralatan kantor.

Jenis-Jenis Aset Berdasarkan Wujudnya

Berdasarkan wujudnya, terdapat dua kategori aset, yaitu aset berwujud dan aset tidak berwujud. Berikut penjelasannya:

  1. Aset Berwujud

    Aset berwujud bersifat relatif permanen dan bisa digunakan untuk kegiatan perusahaan serta dapat digunakan lebih dari satu tahun.

    Aset tetap berwujud yang dimiliki oleh suatu instansi dapat berupa tanah, bangunan, mesin-mesin, maupun alat-alat kendaraan.

  2. Aset Tidak Berwujud

    Sedangkan aset tidak berwujud mengacu pada aset nonmoneter dan tidak memiliki wujud fisik.

    Aset ini biasa digunakan untuk menghasilkan atau menyerahkan barang atau jasa, bisa juga disewakan kepada pihak lain, maupun menjadi digunakan untuk tujuan administratif.

    Contoh aset tidak berwujud adalah hak cipta, hak paten, good will, franchise, hingga hak sewa.

Pelajari Reksa Dana CIMB Niaga di Sini!

Klasifikasi Aset

Secara umum, aset diklasifikasikan dalam tiga cara, yaitu konvertabilitas, keberadaan fisiknya, serta penggunaannya. Berikut penjelasannya:

  1. Konvertibilitas

    Aset ini diklasifikasi berdasarkan seberapa mudah mengubah aset menjadi uang tunai. Aset ini diklasifikasikan menjadi aset lancar dan aset tetap.

    Contoh aset lancar adalah uang tunai, setara kas, deposito jangka pendek, inventaris, perlengkapan kantor, hingga surat berharga yang diperjualbelikan.

    Sementara contoh untuk aset tetap, seperti sebidang tanah, bangunan, peralatan, mesin, hak paten, sampai merek dagang.

  2. Keberadaan Fisik

    Aset ini diklasifikasi berdasarkan keberadaan fisiknya, yaitu aset berwujud dan aset tidak berwujud.

    Contoh aset berwujud adalah bangunan, tanah, mesin, peralatan, uang tunai, inventaris, dan lain-lain.

    Sementara aset tidak berwujud contohnya adalah kekayaan intelektual perusahaan, hak paten, merek, merek dagang, hak cipta, rahasia dagang, maupun lisensi dan izin.

  3. Penggunaan

    Aset ini diklasifikasi berdasarkan penggunaan/tujuan operasi bisnisnya, yaitu aset operasional dan aset non-operasional.

    Contoh aset operasional adalah uang tunai, piutang usaha, inventaris, mesin, paten, hak cipta, bangunan, piutang usaha, dan banyak lagi.

    Contoh untuk aset non-operasional antara lain lahan kosong, investasi jangka pendek, surat berharga yang dapat diperjualbelikan, serta pendapatan bunga dari deposito berjangka.

Contoh Aset Dalam Investasi

Setelah memahami beberapa jenis aset dan klasifikasinya di atas, Anda juga perlu memahami beberapa contoh aset dalam investasi, antara lain:

1. Uang Tunai

Uang Tunai - CIMB Niaga

Aset ini mengacu pada rekening tabungan, pasar uang, hingga sertifikat deposito yang memiliki risiko rendah serta mudah diakses.

Uang tunai memiliki pengembalian yang lebih rendah dibanding ekuitas dan obligasi karena risikonya pun rendah.

Karena alasan ini, uang tunai adalah pilihan yang buruk untuk investasi jangka panjang karena di satu waktu bisa saja tidak dapat mengimbangi inflasi.

2. Obligasi

Obligasi - CIMB Niaga

Obligasi dapat menjadi aset, karena merupakan pinjaman yang diberikan investor kepada peminjam, baik badan usaha maupun pemerintah, dan utangnya akan dibayar bersama bunganya dalam waktu tertentu.

Obligasi umumnya diterbitkan perusahaan atau pemerintah yang bertujuan untuk mengumpulkan dana untuk mendanai berbagai proyek.

3. Ekuitas

Ekuitas - CIMB Niaga

Ekuitas, yang dikenal juga sebagai saham, mewakili kepemilikan dalam suatu perusahaan sehingga dapat menjadi aset investasi juga.

Suatu perusahaan yang menjual saham bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi bisnis mereka dan menentukan naik atau turunnya nilai perusahaan. Hal ini juga dapat memengaruhi harga saham.

Penjualan saham berimplikasi pada untung atau rugi, dan perusahaan dapat mendistribusikan laba dengan memberikan pembayaran secara berkala kepada pemegang saham (dividen).

4. Alternatif

Alternatif - CIMB Niaga

Investasi alternatif juga dapat menjadi aset. Contoh jenis investasi ini adalah aset digital, mata uang kripto, komoditas, hingga dana investasi real estat.

Investasi yang bersifat spekulatif ini punya potensi untuk menghasilkan keuntungan besar. Namun, risikonya juga jauh lebih tinggi jika dibandingkan kategori investasi lainnya.

5. Emas

Emas - CIMB Niaga

Emas dianggap oleh investor sebagai tempat berlindung yang aman, terutama saat pasar saham berkinerja buruk. Emas juga berfungsi untuk menjaga nilai kekayaan riil ketika inflasi sedang tinggi.

Produk sumber daya alam ini dapat menjadi komoditas untuk portofolio investasi. Emas menawarkan cara diversifikasi portofolio yang membantu menyeimbangkan portofolio ketika salah satu aset berkinerja buruk.

Akan tetapi, ketersediaan emas relatif terbatas. Selain itu, harga emas juga cukup sensitif terhadap perubahan permintaan.

6. Reksadana

Reksadana - CIMB Niaga

Reksadana memungkinkan Anda menggabungkan uang dengan orang lain untuk berinvestasi, dalam satu atau beberapa jenis aset. Misalnya, untuk obligasi atau saham, serta campuran investasi.

Reksadana dapat dikelola secara aktif atau pasif. Dana yang dikelola secara aktif diawasi oleh manajer investasi.

Sang manajer investasi akan bertanggung jawab untuk memilih investasi dengan tujuan mengungguli tolok ukur atau indeks tertentu.

Kenali Manfaat dan Keuntungan Reksa Dana CIMB Niaga!

Kelola Aset Berharga Anda Bersama CIMB Niaga

Jika sudah memahami ragam jenis aset dan contohnya dalam investasi, mulailah untuk investasi Reksa Dana CIMB Niaga.

Reksa Dana sangat cocok untuk Investor pemula yang memiliki modal minim serta waktu dan pengetahuan investasi yang relatif terbatas.

Pilih jenis Reksa Dana yang sesuai untuk Anda, mulai dari Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, Reksa Dana Saham, hingga Reksa Dana Terproteksi.

Segera mulai investasi Reksa Dana Anda bersama CIMB Niaga yang tidak memerlukan biaya investasi mahal. Biaya minimal, hasil optimal.


Produk Terkait

Website OCTO

Obligasi

Biaya spesial dan return lebih tinggi

Get Wealth Soon

Market Linked Deposit

Pilihan investasi yang menjaga dana pokok tetap aman