www.cimbniaga.co.id production

Work Life Balance: Definisi, Manfaat, Hingga Cara Mencapai

 

“Work life balance adalah sebuah konsep yang semakin penting di era modern ini. Pahami manfaat, indikator, dan cara mencapai work life balance.”

Mencapai keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi tentunya menjadi dambaan banyak orang.

Salah satu untuk bisa memiliki kehidupan yang seimbang adalah dengan memiliki passive income atau punya reksa dana untuk bangun masa depan yang seimbang dan bebas finansial sejak sekarang.

Definisi Work Life Balance

Work life balance adalah keadaan di mana seseorang dapat membagi waktu dan energinya secara seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadinya. 

Terlalu fokus pada pekerjaan akan berdampak pada kesehatan mental dan fisik, sedangkan fokus berlebihan pada kehidupan pribadi dapat menghambat karier.

Keseimbangan yang dimaksud dalam work life balance adalah langkah penting untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Baca juga: 7 Ide Aktivitas Liburan yang Seru dan Menyenangkan

Manfaat Menerapkan Work Life Balance

Ada banyak alasan mengapa work life balance adalah suatu hal yang penting bagi para pekerja. Berikut ini beberapa di antaranya:

  1. Meningkatkan produktivitas kerja

    Work life balance adalah salah satu aspek yang mampu meningkatkan produktivitas kerja.

    Ketika mampu mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, Anda akan bekerja lebih fokus, kreatif, dan menunjukkan performa gemilang. 

    Kesehatan yang optimal menjadi landasan penting dalam mewujudkan produktivitas kerja yang maksimal.

  2. Sehat secara fisik dan mental

    Manfaat lain menerapkan work life balance adalah untuk menjaga kesehatan fisik dan mental Anda.

    Caranya bisa dengan meluangkan waktu untuk bekerja, berolahraga, menonton drama, dan melakukan aktivitas lain yang menyenangkan di luar pekerjaan.

  3. Mengurangi stres dan burnout

    Menerapkan work life balance adalah salah satu cara untuk mengurangi stres dan burnout terhadap pekerjaan.

    Tekanan kerja merupakan isu kesehatan umum yang sering dihadapi para pekerja.

    Bila diabaikan, hal ini dapat berakibat pada kelelahan kronis atau burnout yang pada akhirnya menurunkan produktivitas.

Bisa dikatakan bahwa work life balance adalah suatu hal yang bisa membantu Anda untuk tetap produktif dalam bekerja dan sehat secara fisik maupun mental.

Indikator Work Life Balance

Indikator yang bisa Anda gunakan untuk mengukur work life balance adalah sebagai berikut:

  1. Time balance

    Salah satu indikator untuk mengukur work life balance adalah keseimbangan waktu atau time balance.

    Indikator ini mengacu pada pembagian waktu yang diberikan individu untuk pekerjaan dan aktivitas di luar pekerjaan.

  2. Involvement balance

    Indikator berikutnya yang bisa membantu Anda mengukur work life balance adalah involvement balance atau keseimbangan keterlibatan.

    Involvement balance mengacu pada seberapa besar keterlibatan mental dan komitmen Anda dalam menjalankan pekerjaan dan aktivitas di luar pekerjaan.

  3. Satisfaction balance

    Terakhir, indikator yang bisa membantu mengukur work life balance adalah keseimbangan dalam hal kepuasan atau satisfaction balance.

    Indikator ini mengacu pada total tingkat kepuasan seseorang terhadap pekerjaan dan aspek kehidupan lainnya.

Memahami indikator-indikator work life balance adalah kunci menemukan keseimbangan yang penting untuk kesehatan mental, fisik, dan emosional Anda.

Cara Mencapai Work Life Balance

Mencapai work life balance tidaklah mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin dilakukan. Adapun cara mencapai work life balance adalah sebagai berikut:

  1. Mengatur jam kerja

    Kunci mencapai work life balance adalah pintar mengatur waktu dan energi saat sedang bekerja dengan menuliskan to do list setiap harinya.

    Membuat to do list harian akan bisa membantu Anda fokus menyelesaikan satu tugas per satu, sehingga hasil kerja lebih maksimal.

    Sebisa mungkin hindari lembur yang berlebihan agar dapat menyelesaikan hal lain di luar pekerjaan.

  2. Membuat daftar prioritas pekerjaan

    Mengatur prioritas pekerjaan untuk mencapai work life balance adalah hal yang penting dilakukan. 

    Anda bisa menggunakan Matriks Eisenhower seperti berikut agar semua pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik: 

    • Pekerjaan penting dan mendesak, yaitu pekerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan hari ini.
    • Pekerjaan penting dan tidak mendesak, yaitu pekerjaan yang bisa dijadwalkan untuk mengerjakannya setelah pekerjaan penting dan mendesak selesai.
    • Pekerjaan tidak penting dan mendesak, yaitu pekerjaan yang sifatnya mendesak namun tidak terlalu penting dan bisa didelegasikan.
    • Pekerjaan tidak penting dan tidak mendesak, yaitu jenis pekerjaan yang bisa dihapus dari daftar prioritas pekerjaan dan tidak perlu melakukannya. 

    Menyusun prioritas pekerjaan akan membantu Anda memilah pekerjaan yang harus didahulukan, yang bisa didelegasikan, dan yang tidak perlu dikerjakan.

  3. Jangan membawa pekerjaan ke rumah

    Salah satu cara mencapai work life balance adalah menghindari membawa pulang pekerjaan agar memiliki waktu untuk aktivitas lain di luar pekerjaan.

    Usahakan untuk fokus menyelesaikan pekerjaan Anda di kantor selama jam kerja, sehingga Anda tidak perlu membawa pekerjaan ke rumah. 

  4. Luangkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga

    Cara lain yang bisa Anda lakukan dalam mencapai work life balance adalah meluangkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga setelah seharian bekerja.

    Saat kelelahan fisik dan mental, gunakan waktu untuk self healing, makan malam bersama keluarga, bermain game, atau sekadar berbincang-bincang.

  5. Hindari hal-hal yang mendistraksi

    Salah satu cara menghindari hal yang mendistraksi dan fokus untuk mencapai work life balance adalah dengan menggunakan teknik Pomodoro. 

    Teknik ini membagi waktu fokus menjadi interval, misalnya 25 menit bekerja dan 5 menit istirahat, dan diulang selama 4 putaran. 

    Setelah 4 putaran, istirahatlah lebih lama dari 5 menit. Interval waktu ini dapat disesuaikan dengan ritme kerja masing-masing.

  6. Bijak memilih pekerjaan tambahan

    Cara terakhir mencapai work life balance adalah dengan bijak dalam memilih pekerjaan tambahan.

    Tak jarang pekerjaan tambahan muncul tiba-tiba di luar jam kerja normal. Dalam situasi ini, Anda bisa memilih pekerjaan yang sekiranya mendesak saja. 

    Jika menolak pekerjaan tambahan, lakukanlah dengan sopan dan jelaskan alasan Anda dengan jelas kepada atasan untuk menghindari kesalahpahaman. 

Meskipun work life balance bukanlah hal yang mudah dilakukan, Anda bisa mencapainya secara perlahan dengan mengikuti cara-cara di atas.

Temukan Karier Impian Anda di CIMB Niaga

Jika Anda ingin mencapai work life balance dan memiliki passion di bidang perbankan, CIMB Niaga memberikan kesempatan bagi lulusan baru maupun profesional berpengalaman untuk membangun karier yang sukses. 

Beberapa program unggulan CIMB Niaga untuk mengembangkan talenta di setiap jenjang karir, yaitu:

  • Pemagangan, yaitu program yang merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui praktik kerja dan membangun jaringan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia profesional langsung dengan bimbingan langsung dari ahlinya.
  • The Complete Banker, yaitu program untuk mempersiapkan lulusan baru menjadi bankir handal dengan memberikan kelas pelatihan komprehensif, rotasi dan penugasan, serta terlibat dalam aktivitas sosial.
  • Development Programme, yaitu program yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kompetensi karyawan di bidang atau unit kerja tertentu.
  • Karyawan Profesional, yaitu program yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dan mempercepat pertumbuhan karier sebagai karyawan profesional.

CIMB Niaga memberikan berbagai benefit menarik serta fasilitas yang mendukung. Bergabunglah dengan #teamCIMBNiaga dan temukan peluang karier yang sesuai dengan minat dan potensi diri Anda. 

Kunjungi halaman karier untuk mengetahui informasi lebih detailnya.

Produk Terkait

KTA CIMB Niaga

Classic

Ease your daily life

Tabungan Berjangka Goal Savers