www.cimbniaga.co.id production
ID EN

Tugas Amil Zakat serta Manfaat Bayar Zakat via CIMB Niaga

 

“Dalam syariat Islam, zakat berperan dalam menyeimbangkan kekayaan dan membantu sesama. Dalam prosesnya, amil zakat adalah individu atau lembaga akan mengelola zakat. Simak penjelasan lengkapnya”

Penyaluran zakat yang efektif tidak lepas dari peran penting amil zakat. Keberadaan mereka memastikan bahwa dana zakat sampai kepada yang berhak, membersihkan harta muzakki, dan mendorong pertumbuhan ekonomi umat. 

Memudahkan proses ini, kini Anda dapat mendukung efisiensi pengelolaan zakat dengan memanfaatkan teknologi, termasuk melalui Aplikasi OCTO untuk proses pembayaran zakat yang lebih aman dan praktis.

Apa itu amil zakat?

Amil zakat adalah individu atau lembaga resmi yang diberi tugas mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan zakat kepada yang berhak menerimanya (mustahik). Secara syariat, amil bisa berasal Lembaga Amil Zakat yang diakui pemerintah maupun masyarakat.

Tugas dan Tanggung Jawab Amil Zakat

Amil zakat adalah pihak yang berwenang secara syar’i dan administratif untuk mengelola zakat, mulai dari pengumpulan, pengelolaan, hingga pendistribusiannya kepada yang berhak. Berikut penjelasan lengkap tugasnya:

1. Pengumpulan Zakat

Pengumpulan zakat merupakan tahap awal dan paling krusial. Dalam tahap ini, amil bertugas:

  • Mendata muzaki, yaitu orang-orang yang sudah memenuhi syarat wajib zakat (nisab dan haul), baik individu maupun lembaga/perusahaan.
  • Memberikan edukasi zakat kepada masyarakat melalui kampanye, ceramah, dan publikasi digital agar muzaki menyadari kewajiban syariah dan manfaat sosial zakat.
  • Menerima pembayaran zakat, baik berupa uang tunai, transfer bank, QRIS, maupun zakat barang (seperti hasil pertanian, peternakan, atau emas).

Membantu menghitung zakat, terutama zakat penghasilan dan zakat mal, agar sesuai dengan ketentuan syariah.

Proses ini menuntut profesionalisme tinggi karena menyangkut aspek sensitif, yakni keuangan dan kepercayaan masyarakat. 

2. Pemeliharaan Zakat

Setelah zakat dikumpulkan, tugas selanjutnya adalah menjaga, mencatat, dan menyimpan dana zakat secara aman sampai waktunya disalurkan. Tugas ini meliputi:

  • Mencatat semua transaksi zakat secara akurat dan rinci. Amil wajib mendokumentasikan jenis zakat, jumlah, nama muzaki, serta waktu pembayaran.
  • Memastikan keamanan dana dengan memisahkan dana zakat dari dana operasional lembaga. Ini sering dilakukan dengan membuka rekening khusus zakat.
  • Menjaga kerahasiaan data muzaki, sejalan dengan prinsip tata kelola zakat yang profesional.

Selain itu, amil juga bertanggung jawab mencegah potensi penyalahgunaan dana dengan sistem pengawasan dan audit internal yang baik.

Baca Juga: Bayar Zakat Makin Mudah di Aplikasi OCTO CIMB Niaga 

3. Pendistribusian Zakat

Pendistribusian zakat merupakan tahap akhir, namun sangat menentukan nilai ibadah dan dampak sosial dari zakat itu sendiri. Dalam tahap ini, amil bertanggung jawab untuk:

  • Menentukan mustahik secara tepat, melalui asesmen lapangan, wawancara, dan survei sosial. Hal ini memastikan bahwa zakat tidak salah sasaran.
  • Menyalurkan zakat sesuai dengan delapan golongan mustahik yang tercantum dalam QS. At-Taubah:60, termasuk fakir, miskin, amil, mualaf, dan sebagainya.
  • Menyusun laporan pendistribusian zakat secara transparan dan akuntabel. Pelaporan ini biasanya tersedia dalam bentuk laporan tahunan dan bisa diakses publik.
  • Mendesain program pemberdayaan mustahik, seperti pelatihan wirausaha, bantuan pendidikan, dan dukungan modal usaha mikro, agar zakat memiliki efek jangka panjang.

Distribusi zakat yang efektif bukan hanya memberikan bantuan instan, tetapi juga mampu mengangkat mustahik menjadi muzakki di masa depan.

Pentingnya Menyalurkan Zakat Lewat Amil Resmi

Menyalurkan zakat melalui amil resmi tidak hanya membuat Anda lebih tenang karena dana pasti tersalurkan, tapi juga memastikan zakat tepat sasaran.

  • Transparansi & akuntabilitas

    Amil resmi terikat hukum dan syariah, sehingga memudahkan pelaporan dan audit. Penyaluran yang benar mencegah penyalahgunaan dana. 

  • Penyaluran tepat sasaran

    Amil profesional memiliki data mustahik dan prosedur seleksi yang memastikan zakat diterima oleh yang benar-benar berhak.

  • Meningkatkan kepercayaan publik

    Kehadiran lembaga seperti BAZNAS dan LAZ yang diakui mendorong rasa aman bagi muzakki, mengurangi kekhawatiran soal korupsi atau penyalahgunaan.

Cara menunaikan zakat dengan mudah lewat CIMB Niaga

CIMB Niaga Syariah menyediakan fitur donasi Zakat-Infak-Sedekah (ZIS) melalui platform digital mereka: Aplikasi OCTO, Go Mobile atau Website OCTO:

  1. Masuk ke aplikasi perbankan digital (Aplikasi OCTO/Go Mobile/Website OCTO)
  2. Pilih menu Pembayaran Tagihan → Zakat dan Kebajikan
  3. Pilih lembaga amil zakat yang tersedia 
  4. Isi detail donasi: jenis zakat dan nominal
  5. Konfirmasi dan verifikasi PIN. Pembayaran bisa memakai saldo rekening, rekening ponsel, atau Poin Xtra.
  6. Anda juga dapat menjadwalkan zakat tetap (berulang) sesuai preferensi.

CIMB Niaga juga memperkenalkan layanan QR code untuk ZIS di masjid dan lembaga untuk mempermudah donasi non-tunai di lapangan.

Baca Juga: Bersama CIMB Niaga, Berzakat Tak Perlu Tunggu Nanti 

Manfaat Menunaikan Zakat melalui CIMB Niaga

Menunaikan zakat kini lebih mudah dan aman lewat layanan digital CIMB Niaga. Berikut manfaat yang bisa Anda rasakan saat membayar zakat melalui platform ini:

1. Praktis dan Aman via Aplikasi Digital

Melalui Aplikasi OCTO, nasabah cukup membuka aplikasi di genggamanl.

Semua transaksi terlindungi dengan PIN dan sistem keamanan bank, mendukung iklim transaksi non-tunai yang sehat.

2. Beragam Pilihan Lembaga Amil Zakat

Tersedia lebih dari 15 hingga 20 lembaga resmi yang telah bermitra dengan CIMB Niaga.Peluang untuk menyalurkan zakat sesuai nilai dan visi lembaga pilihan.

3. Fleksibilitas Sumber Dana

Dukungan dari berbagai sumber dana: rekening tabungan, rekening ponsel, dan Poin Xtra (CIMB Niaga rewards).

Poin Xtra bisa digunakan untuk zakat dengan nilai tukar menarik: 1 poin = Rp10, sehingga zakat dapat dibayar bahkan tanpa mengurangi saldo utama.

4. Penjadwalan Pembayaran Otomatis

Nasabah bisa menjadwalkan zakat berkala (bulanan atau tahunan), sehingga ibadah zakat teratur tanpa repot mengingatnya setiap waktu.

5. Mendukung Lembaga Resmi dan Program Pemberdayaan

CIMB Niaga bekerjasama dengan lembaga amil zakat terpercaya yang menjamin dana zakat disalurkan secara tepat sasaran untuk mustahik terdampak. Serta, digunakan dalam program pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan dan bantuan modal usaha.

6. Digitalisasi dan Inovasi Teknologi Syariah

Dukungan teknologi seperti platform e‑Salaam dan QRIS:

  • e‑Salaam memungkinkan transaksi zakat dan wakaf langsung via aplikasi smartphone.
  • Inisiatif QR Code di masjid melalui kerjasama dengan DT Peduli, memungkinkan jamaah menyumbang tanpa kontak langsung.

Dukungan teknologi modern ini menjadikan zakat lebih inklusif, cepat, dan mudah diakses oleh semua kalangan.

Buka Rekening CIMB Niaga Online: Simpel dan Cepat

Membuka rekening bank kini tak perlu lagi antre panjang atau mengisi banyak formulir. 

Dengan Aplikasi OCTO, Anda bisa memiliki rekening CIMB Niaga kapan saja dan di mana saja. Rasakan kemudahan bertransaksi, menabung, hingga berinvestasi hanya dalam genggaman.

Dengan panduan buka rekening online CIMB Niaga, Anda akan mendapatkan:

  • Proses Mudah dan Cepat: Seluruh langkah pembukaan rekening bisa diselesaikan lewat smartphone Anda, tanpa perlu datang ke kantor cabang.
  • Akses ke Berbagai Fitur: Nikmati layanan perbankan lengkap mulai dari transfer, pembayaran tagihan, hingga investasi langsung dari Aplikasi OCTO.
  • Fleksibilitas Penuh: Atur keuangan Anda dengan lebih leluasa, sesuai dengan gaya hidup digital Anda.

Jangan tunda lagi kemudahan mengelola keuangan Anda. Pelajari panduan lengkapnya dan mulai buka rekening CIMB Niaga via Aplikasi OCTO sekarang juga untuk pengalaman perbankan yang lebih praktis!


Produk Terkait

Aplikasi OCTO

Website OCTO

OCTO Pay - Beneran tanpa biaya admin bulanan

OCTO Savers+