www.cimbniaga.co.id production
ID EN

Apa itu Financial Advisor? Ketahui Fungsi dan Manfaatnya

 

“Financial Advisor adalah seseorang yang akan membantu Anda menjalani hidup dengan perencanaan keuangan yang matang. Itu karena Financial Advisor membantu keuangan anda menjadi lebih stabil di masa depan.”

Seringkali, tantangan dalam mengelola aset dan investasi membuat kita bingung harus mulai dari mana. Untuk itu, memahami pentingnya peran financial advisor bisa jadi langkah awal yang tepat dalam perjalanan Anda mewujudkan tujuan finansial dan membantu Anda menemukan cara mengelola keuangan secara baik dan optimal.

Mari pahami apa itu financial advisor, tugas, dan jenis-jenisnya!

Apa Tugas dari Financial Advisor?

Seorang financial advisor memiliki peran penting dalam membantu klien merencanakan dan mengelola keuangan mereka secara menyeluruh. 

Tugas utamanya meliputi mengevaluasi kondisi keuangan klien, menyusun rencana keuangan jangka panjang, merekomendasikan investasi yang sesuai dengan profil risiko, serta membantu dalam manajemen utang dan asuransi. 

Selain itu, financial advisor juga berfungsi sebagai edukator yang meningkatkan literasi finansial klien serta sebagai mitra dalam menyesuaikan strategi keuangan saat terjadi perubahan dalam kehidupan atau kondisi pasar.

Manfaat Memiliki Financial Advisor

Adapun beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan jasa Financial Advisor, antara lain:

1. Meningkatkan Literasi dan Kendali Finansial

Studi menunjukkan bahwa klien penasihat keuangan, terutama mereka yang berkonsultasi secara konsisten, mengalami peningkatan literasi dan kemampuan mengelola keuangan mereka. 

Termasuk pengelolaan dalam konteks utang, tabungan, dan anggaran.

2. Membantu Mempertahankan atau Meningkatkan Aset dalam Krisis

Selama resesi besar, rumah tangga yang bekerja dengan financial advisor berhasil mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilai aset bersih mereka dibandingkan yang tidak.

3. Memberikan Kepercayaan dalam Perencanaan Pensiun

Survei EBRI (2025) menegaskan bahwa individu dengan financial advisor melaporkan tingkat kepercayaan pensiun sebesar 83%.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan 53% pada mereka yang tidak memiliki penasihat.

4. Kontribusi dari Coaching Perilaku

Salah satu manfaat paling bernilai dari financial advisor adalah perannya sebagai behavioral coach, yaitu pendamping yang membantu klien mengelola stabilitas emosi, terutama saat pasar sedang tidak stabil.

Kontribusi dari coaching perilaku ini bisa menambah nilai hingga 3% per tahun terhadap kinerja portofolio investasi seseorang. 

5. Memanfaatkan ‘Sure-win’ Finansial

Riset menyoroti banyak kesempatan mudah diabaikan, seperti memaksimalkan dana pensiun atau employer match, yang sering tidak dioptimalkan oleh individu. 

Financial advisor dapat membantu dalam mengamankan peluang keuntungan ini secara signifikan.

Baca Juga: Pahami Apa Itu Likuiditas dan Perannya dalam Bisnis

Jenis-Jenis Financial Advisor

Financial advisor memiliki berbagai spesialisasi dan pendekatan. Memahami jenis-jenisnya dapat membantu Anda memilih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan pribadi.

1. Certified Financial Planner (CFP)

Merupakan salah satu gelar profesional paling dihormati di dunia perencanaan keuangan. 

Seorang CFP telah melalui pelatihan dan sertifikasi ketat dalam berbagai bidang seperti perencanaan keuangan, investasi, pajak, asuransi, dan perencanaan pensiun. 

CFP wajib mengikuti kode etik dan prinsip fidusia, yang mana harus mengutamakan kepentingan klien di atas segalanya.

2. Registered Investment Advisor (RIA)

RIA adalah advisor yang terdaftar dan diatur oleh badan pengawas seperti SEC (di AS) atau OJK (di Indonesia). 

Mereka memberi nasihat investasi dan sering mengelola portofolio aset klien secara langsung. 

RIA biasanya dibayar berbasis fee-only, dan memiliki kewajiban fidusia secara hukum yaitu harus bertindak demi kepentingan terbaik klien.

3. Financial Planner

Financial Planner merupakan istilah umum bagi profesional yang membantu klien menyusun rencana keuangan menyeluruh. 

Tidak semua financial planner bersertifikasi CFP. 

Mereka bisa bekerja secara independen atau menjadi bagian dari lembaga keuangan, dan dapat memiliki spesialisasi seperti perencanaan pensiun, pendidikan, atau pajak.

4. Investment Advisor

Advisor jenis ini fokus secara spesifik pada strategi dan instrumen investasi, seperti saham, obligasi, reksa dana, dan aset lainnya. 

Mereka membantu membangun dan mengelola portofolio berdasarkan profil risiko dan tujuan keuangan klien. Investment advisor bisa berstatus independen atau bagian dari perusahaan investasi.

5. Money Coach / Financial Coach

Berbeda dari advisor tradisional, financial coach lebih menekankan pada perubahan perilaku finansial. 

Mereka membantu klien memperbaiki kebiasaan uang, membuat anggaran, menabung secara disiplin, dan mengatasi hambatan psikologis terhadap uang. 

Cocok bagi Anda yang baru memulai perjalanan finansial dan belum butuh perencanaan kompleks.

6. Debt Counselor/Kredit Counselor

Spesialis yang membantu individu keluar dari masalah utang atau krisis kredit. 

Mereka bisa menawarkan strategi negosiasi dengan kreditur, restrukturisasi utang, dan rencana pembayaran yang lebih sehat. Biasanya tersedia melalui lembaga nirlaba atau pemerintah.

7. Independent Financial Advisor (IFA)

IFA bekerja secara mandiri dan tidak terikat pada produk keuangan dari perusahaan tertentu. Karena tidak menerima komisi dari penyedia produk, mereka dapat memberikan rekomendasi yang lebih netral dan luas. 

Cocok bagi Anda yang ingin pilihan produk yang lebih objektif dan tidak terbatas.

8. Robo-Advisor

Merupakan platform digital berbasis algoritma yang memberikan layanan perencanaan investasi otomatis dengan biaya rendah. 

Cocok untuk investor pemula yang menginginkan solusi sederhana tanpa interaksi langsung dengan manusia. 

Namun, robo-advisor memiliki keterbatasan dalam memberi nasihat personal dan tidak cocok untuk kondisi keuangan kompleks.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Kartu Kredit dan Cara Memanfaatkannya

Pentingnya Memiliki Financial Advisor

Memiliki financial advisor bukan hanya soal investasi, namun juga tentang membangun strategi keuangan yang aman, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan hidup. 

Di era ekonomi yang kompleks dan penuh ketidakpastian ini, kehadiran seorang advisor menjadi semakin krusial karena beberapa alasan berikut:

1. Menghindari Kesalahan Finansial

Banyak individu membuat keputusan emosional dalam keuangan, seperti menjual investasi saat pasar turun, membeli produk keuangan tanpa memahami risikonya, atau melewatkan peluang perencanaan pajak. 

Financial advisor membantu mencegah keputusan impulsif yang bisa berdampak jangka panjang terhadap kestabilan keuangan Anda.

2. Pendamping dalam Masa Transisi Hidup

Peristiwa besar dalam hidup, seperti pernikahan, kelahiran anak, perceraian, pensiun, atau kehilangan pekerjaan membutuhkan penyesuaian keuangan yang signifikan. 

Advisor membantu Anda menavigasi perubahan ini dengan rencana yang disesuaikan dan strategi risiko yang tepat.

3. Menjaga Disiplin dan Konsistensi Finansial

Salah satu nilai terbesar dari financial advisor adalah menjaga kedisiplinan Anda dalam menjalankan rencana yang telah disusun. 

Mereka menjadi semacam "penjaga arah" agar Anda tetap berada di jalur menuju tujuan, meskipun ada godaan atau tekanan pasar yang membuat goyah.

4. Akses pada Pengetahuan dan Instrumen Profesional

Financial advisor memiliki akses dan pemahaman terhadap instrumen keuangan yang tidak umum diakses oleh masyarakat umum, seperti strategi perpajakan, diversifikasi lintas pasar, atau asuransi jiwa khusus. 

Mereka juga dapat membantu Anda menafsirkan kebijakan atau perubahan regulasi yang berdampak pada keuangan pribadi.

Cara Memilih Financial Advisor

Mulailah dengan memastikan advisor memiliki sertifikasi resmi seperti CFP atau CFA.

Pastikan mereka bekerja secara independen dan benar-benar memprioritaskan kepentingan Anda. Setelah itu, Telusuri rekam jejak dan cara mereka mengenakan biaya, apakah transparan dan sesuai dengan layanan yang diberikan.

Pilihlah yang gaya komunikasinya cocok dan mudah dipahami, karena Anda akan sering berdiskusi dengan orang tersebut.

Terakhir, lakukan sesi konsultasi awal untuk merasakan langsung apakah advisor tersebut cocok secara profesional dan pribadi.

Baca Juga: Capital Gains: Jenis, Cara Menghitung, dan Tips Mengaturnya

Raih Kebebasan Finansial dengan CIMB Niaga Wealth Management!

Ingin aset Anda bertumbuh optimal dan masa depan finansial terjamin? CIMB Niaga Wealth Management hadir sebagai solusi lengkap untuk mengelola kekayaan Anda. 

Kami menawarkan berbagai pilihan investasi dan strategi yang disesuaikan dengan tujuan Anda, mulai dari pengembangan aset hingga perlindungan kekayaan.

Dengan layanan Wealth Management, Anda bisa menikmati manfaat seperti:

  • Pilihan Investasi Beragam: Akses ke berbagai produk seperti obligasi, reksa dana, hingga instrumen keuangan inovatif seperti Bond Linked Investment (BLI) dan Market Linked Deposit (MLD).
  • Mata Uang Fleksibel: Kelola kekayaan Anda dalam berbagai mata uang asing dengan XTRA Savers Valas, memungkinkan Anda bertransaksi dalam 15 mata uang berbeda.
  • Keamanan dan Keuntungan Optimal: Rasakan ketenangan pikiran dengan produk seperti Bond Linked Deposit (BLD) yang menjamin 100% pokok Anda kembali saat jatuh tempo, sekaligus memberikan potensi imbal hasil yang menarik.

Jangan biarkan aset Anda tidur. Mulai sekarang, maksimalkan potensi kekayaan Anda dan wujudkan tujuan finansial bersama CIMB Niaga Wealth Management! 

Kunjungi Wealth Management CIMB Niaga dan temukan solusi terbaik untuk masa depan finansial Anda!


Produk Terkait

Get Wealth Soon

Obligasi

Biaya spesial dan return lebih tinggi

Market Linked Deposit

Pilihan investasi yang menjaga dana pokok tetap aman

OCTO Savers+