production

Terapkan Qanun Aceh tentang LKS, CIMB Niaga Konversi Kantor Cabang Konvensional Menjadi Syariah

28 Okt 2019

BANDA ACEH. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) telah mengkonversi Kantor Cabang (KC) Banda Aceh menjadi Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS). Konversi dilakukan sebagai komitmen CIMB Niaga untuk mengimplementasikan Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang mewajibkan seluruh lembaga keuangan di Aceh menerapkan prinsip Syariah paling lambat tiga tahun sejak Qanun diundangkan atau tahun 2022.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara mengatakan, dengan konversi ini, CIMB Niaga melalui Unit Usaha Syariah-nya (CIMB Niaga Syariah) siap memberikan layanan perbankan yang sesuai prinsip Syariah bagi masyarakat Aceh.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat Aceh yang ingin menjalankan prinsip Syariah secara menyeluruh, termasuk dalam bidang perbankan. Kami berharap dapat menangkap beragam peluang bisnis Syariah di Aceh dengan optimal, mulai penghimpunan dana, pembiayaan, maupun transaksi perbankan,” kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara dalam Diskusi Bersama CIMB Niaga Syariah di Banda Aceh, Senin (28/10/2019).

Menurut Pandji, untuk melayani kebutuhan perbankan Syariah masyarakat Aceh, CIMB Niaga Syariah memiliki beragam produk unggulan. Bagi nasabah consumer, salah satu produk yang ditawarkan adalah Tabungan iB Pahala yang memberikan kemudahan untuk calon jamaah haji dan umrah. Sebagai salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS BPIH) yang terhubung dengan sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, CIMB Niaga Syariah juga dapat melayani pendaftaran calon jamaah haji untuk mendapatkan nomor porsi haji.

Selain Tabungan iB Pahala, CIMB Niaga Syariah juga menyediakan produk consumer lainnya, yaitu Tabungan iB Mapan Wakaf, Pembiayaan Perumahan (KPR Syariah), serta kartu pembiayaan Syariah Gold dan Platinum Card. Adapun di segmen business, CIMB Niaga Syariah memiliki produk simpanan, pembiayaan, serta Transaction Banking dan Trade Finance iB untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis nasabah.

“Produk-produk tersebut juga didukung dengan layanan perbankan yang setara dengan bank induk, mulai dari jaringan ATM yang luas, CIMB Clicks, Go Mobile, Rekening Ponsel, BizChannel@CIMB, dan lainnya. Kami ingin agar nasabah Syariah juga merasakan customer experience yang sama baiknya dengan nasabah konvensional,” ujar Pandji.

Sebagai bank Syariah dengan layanan perbankan digital yang lengkap di Indonesia, CIMB Niaga Syariah juga menyediakan Quick Response Code (QR Code) untuk memudahkan masyarakat dalam membayar donasi zakat, infak, shadaqah, dan wakaf ke sejumlah lembaga mitra CIMB Niaga Syariah.

Pembiayaan CIMB Niaga Syariah Naik 31,6%

Pada kesempatan yang sama, Pandji juga menyampaikan kinerja keuangan CIMB Niaga Syariah pada enam bulan pertama 2019. Per 30 Juni 2019, pembiayaan CIMB Niaga Syariah tercatat tumbuh sebesar 31,6% year-on-year (“Y-o-Y”) menjadi Rp27,96 triliun. Sementara dari sisi pendanaan, CIMB Niaga Syariah berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp27,17 triliun atau tumbuh 37,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Dengan kinerja pembiayaan dan pendanaan tersebut, CIMB Niaga Syariah dapat menambah aset menjadi Rp38,22 triliun atau naik 56,9% Y-o-Y. Raihan ini berkontribusi 14,06% terhadap total aset induk usaha dan sekaligus menempatkan CIMB Niaga Syariah sebagai bank Syariah dengan aset terbesar keempat di Indonesia. Adapun perolehan laba meningkat 64,0% Y-o-Y menjadi Rp536,38 miliar per 30 Juni 2019.

 

Tentang CIMB Niaga

CIMB Niaga didirikan dengan nama Bank Niaga pada tahun 1955. Sekitar 92,5% saham CIMB Niaga (termasuk yang dimiliki oleh PT Commerce Kapital sebesar 1,02%) dimiliki oleh CIMB Group. CIMB Niaga menawarkan produk dan layanan perbankan lengkap, baik konvensional maupun Syariah, melalui 482 jaringan kantor per 30 Juni 2019, yang terdiri dari jumlah kantor cabang sebanyak 408, kantor kas dan payment point sebanyak 19 unit, 28 Digital Lounge, dan kas mobil sebanyak 27 unit. CIMB Niaga memiliki 13.275 karyawan (konsolidasi) per 30 Juni 2019.

CIMB Group merupakan perusahaan penyedia jasa keuangan terbesar kedua di Malaysia sekaligus salah satu kelompok usaha perbankan universal terkemuka di ASEAN. Produk dan jasa yang ditawarkannya mencakup produk dan jasa perbankan konsumer, perbankan investasi, perbankan Syariah, pengelolaan aset dan asuransi. CIMB Group berkantor pusat di Kuala Lumpur, dan beroperasi di seluruh negara anggota ASEAN (Malaysia, Indonesia, Thailand, Singapura, Kamboja, Brunei, Vietnam, Myanmar, Laos, dan Filipina). Selain di kawasan ASEAN, CIMB Group mendirikan pula kantor di China, Hong Kong, India, Sri Lanka, Amerika Serikat, Inggris, dan Korea. Saham CIMB Group tercatat di Bursa Malaysia melalui CIMB Group Holdings Berhad. Per 30 Juni 2019, kelompok usaha ini memiliki nilai kapitalisasi pasar yang mencapai USD12,6 miliar. 

Untuk keterangan lebih lanjut, mohon hubungi:

Deddy T. Hasibuan
Media Relations Group Head
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Tel: +6221 2700555
Website: www.cimbniaga.com