www.cimbniaga.co.id production
ID EN

Ciri-Ciri Emas Asli: Cara Mudah Membedakan dan Mengenalinya

 

“Ciri-ciri emas asli merupakan indikator fisik dan kimiawi yang membedakan logam mulia murni dengan perhiasan imitasi atau palsu. Pahami karakteristik ini agar bisa berinvestasi dengan aman dan menghindari kerugian finansial.”

Ciri-ciri emas asli dapat dikenali melalui sifat-sifatnya, tidak berubah warna saat digosok, dan ciri-ciri lainnya. Penting untuk memahami aspek fisik demi memastikan nilai logam mulia ini tetap terjaga sebagai aset lindung nilai yang tangguh.

Kenali karakteristiknya sebelum Anda memutuskan untuk menabung emas sebagai simpanan masa depan. Instrumen investasi ini akan menjadi dana cadangan yang stabil dan memberikan ketenangan finansial jangka panjang bagi keluarga Anda.

1. Ciri-Ciri Emas Asli

Emas asli dapat diidentifikasi melalui stempel hallmark resmi yang menunjukkan kadar kemurnian serta produsen bersertifikat. Berikut adalah tanda pengenal BIS (Bureau of Indian Standards):

  • 24 karat: kemurnian 99,9%
  • 22 karat: kemurnian 91,67%
  • 18 karat: kemurnian 75%
  • 14 karat: kemurnian 58,33%

Selain itu, perhatikan tanda huruf untuk membedakan emas murni dengan lapisan logam lain guna memastikan nilai investasi emas tersebut. Berikut adalah beberapa kode huruf beserta estimasi kadar emasnya:

  • GP / GEP (Gold Plated): Kadar emas di bawah 0,05%
  • GF (Gold Filled): Kandungan emas hingga 5%
  • RGP (Rolled Gold Plate): Kandungan emas hingga 5%
  • HGP / HEG (Heavy Gold Plate): Minimal kemurnian emas 10 karat

2. Cara Mengetahui Emas Asli atau Palsu

Terdapat beragam metode sederhana hingga teknis yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui emas asli atau palsu secara akurat, di antaranya:

a. Uji Gosok pada Kulit

Gosokkan emas ke permukaan kulit tangan untuk melihat reaksi warnanya secara langsung. Emas asli tidak akan mengubah warna kulit, sementara emas palsu biasanya meninggalkan bekas kebiruan, kehijauan, atau hitam.

b. Uji dengan Magnet

Gunakan magnet untuk mengetahui apakah logam tersebut mengandung unsur besi atau tidak. Karena emas bersifat non-magnetik, maka tidak akan ada reaksi tarik-menarik jika emas tersebut memang benar-benar asli.

c. Tes Rendam Air

Masukkan perhiasan ke dalam wadah berisi air untuk mengamati massa jenisnya. Emas murni yang asli akan segera tenggelam ke dasar, sedangkan benda yang terapung atau melayang mengindikasikan material palsu.

d. Goreskan pada Keramik

Gesekkan emas secara perlahan pada permukaan ubin atau piring keramik tanpa glasir. Emas asli akan meninggalkan jejak berwarna kuning, sedangkan logam jenis lain umumnya akan meninggalkan goresan berwarna hitam.

e. Tes Cairan Cuka

Teteskan sedikit cuka ke permukaan logam dan amati perubahan warna yang terjadi. Logam mulia asli akan mempertahankan warnanya, sementara logam tiruan akan mengalami perubahan warna setelah terkena asam cuka.

f. Pengujian Asam Nitrat

Teteskan asam nitrat pada permukaan logam untuk melihat reaksi kimianya secara detail. Emas murni tidak akan bereaksi terhadap asam ini, namun jika logam berubah warna, bisa dipastikan itu adalah emas palsu atau campuran.

g. Pemindaian Ultrasonik

Gunakan alat ultrasonik portabel untuk mengukur tingkat kemurnian berdasarkan kecepatan rambat gelombang suara. Metode ini sangat akurat untuk mendeteksi apakah bagian dalam logam terdiri dari tungsten, timah, atau tembaga.

Baca Juga: Mau Beli Emas Langsung dari Genggaman Anda? Cek di Sini

3. Ciri-Ciri Emas Palsu

Selain melakukan tes keaslian emas, mengenali karakteristik fisik emas palsu penting untuk menghindari kerugian membeli logam mulia. Berikut ciri-cirinya:

  • Terjadinya perubahan warna atau noda kusam pada permukaan logam.
  • Tidak adanya stempel hallmark resmi yang menunjukkan tingkat kemurnian.
  • Logam bereaksi atau menempel kuat saat didekatkan pada magnet.
  • Bobot terasa jauh lebih ringan dibandingkan dengan emas murni yang asli.

4. Tips Membeli Emas Asli

Sebelum membeli emas asli untuk investasi, baik fisik maupun digital, Anda perlu memperhatikan beberapa tips membelinya berikut ini:

a. Tentukan Tujuan Investasi Anda

Sesuaikan bentuk emas yang dibeli, baik berupa batang, koin, maupun emas digital dengan target finansial Anda. Ketahui apakah emas tersebut untuk simpanan jangka panjang atau perdagangan singkat.

b. Pilih Tingkat Kemurnian yang Sesuai

Gunakan standar emas 24K untuk tujuan investasi murni agar Anda mendapatkan nilai logam yang maksimal tanpa campuran bahan lain.

c. Selalu Beli dari Sumber Terpercaya

Pastikan Anda bertransaksi di gerai resmi atau platform digital terverifikasi yang menyertakan sertifikat keaslian seperti Antam atau LBMA.

d. Perhatikan Selisih Harga Jual Beli

Amatilah besaran spread atau selisih harga harian agar Anda bisa menentukan waktu yang tepat untuk mendapatkan keuntungan saat menjual kembali.

e. Bedakan Antara Investasi dan Gaya Hidup

Pahamilah bahwa emas batangan jauh lebih efektif sebagai instrumen tabungan dibandingkan perhiasan yang memiliki biaya pembuatan serta kadar lebih rendah.

Baca Juga: Beli Emas dengan Top Up Saldo Terjangkau, Cek Infonya!

5. Miliki Emas Sebagai Instrumen Investasi yang Menjanjikan

Setelah memahami bedanya emas asli dan palsu, termasuk tips-tips membeli emas fisik dan digital, kini giliran Anda menentukan kapan waktu pembelian yang tepat atau mulailah berinvestasi emas bersama CIMB Niaga lewat Tabungan Emas.

Tabungan Emas adalah layanan investasi emas digital yang aman dan menguntungkan untuk jangka panjang. Anda dapat membeli, memantau, hingga menjual kapan dan di mana saja lewat Aplikasi OCTO maupun Website OCTO.

Anda dapat memantau saldo tabungan Anda dalam tampilan gramasi emas serta nilai Rupiah yang setara. Tunggu apalagi? Segera bergabung untuk investasi dengan Tabungan Emas dari CIMB Niaga.


Produk Terkait

OCTO Savers+

Xtra Dana

Apapun kebutuhan Anda, XTRA Dana hadir sebagai solusi pinjaman dengan beragam kemudahan. Ajukan XTRA Dana sekarang melalui Aplikasi OCTO!

Tabungan Berjangka GOAL Savers

Aplikasi OCTO