www.cimbniaga.co.id production
ID EN

Premi Asuransi: Pengertian, Fungsi, dan Cara Perhitungannya

 

“Premi adalah sejumlah biaya yang dibayarkan secara rutin oleh pemegang polis sebagai syarat untuk mendapatkan perlindungan asuransi. Simak pembahasannya lebih lanjut!”

Tanpa premi, perlindungan asuransi tidak bisa berjalan. Memahami cara kerja dan jenis premi membantu Anda memilih produk asuransi yang tepat.

Salah satunya adalah asuransi kesehatan yang kini semakin mudah diakses karena pembayarannya dapat dilakukan melalui kartu kredit dan berbagai transaksi digital. Dengan asuransi kesehatan, keuangan Anda terlindungi dari risiko biaya pengobatan yang tak terduga.

Apa yang dimaksud Premi?

Premi asuransi adalah sejumlah uang yang dibayarkan oleh tertanggung (nasabah) kepada perusahaan asuransi sebagai imbalan atas perlindungan terhadap risiko tertentu yang tercantum dalam polis. 

Pembayaran premi bisa dilakukan secara berkala yaitu bulanan, triwulanan, semester, atau tahunan sesuai kesepakatan dalam perjanjian polis, dan biasanya dapat dibayar melalui transfer bank, kartu kredit, autodebet, atau dompet digital.

Dengan membayar premi, nasabah secara efektif mengalihkan risiko finansial kepada perusahaan asuransi. 

Apabila risiko yang ditanggung terjadi (misalnya kecelakaan, sakit, atau kematian), perusahaan akan memberikan ganti rugi sesuai nilai pertanggungan yang telah disepakati dalam polis, sesuai mekanisme yang berlaku.

Cara Kerja Premi Asuransi

Prinsip kerja premi asuransi berawal dari pembayaran rutin oleh nasabah, di mana dana tersebut digunakan perusahaan untuk menanggung risiko berdasarkan nilai pertanggungan. 

Sebagian premi juga dialokasikan untuk administrasi polis dan biaya operasional perusahaan.

Selain itu, perusahaan asuransi melakukan evaluasi risiko calon tertanggung (usia, kesehatan, profesi) dan menentukan tarif premi berdasarkan profil tersebut. 

Total premi yang harus dibayar merupakan hasil dari kombinasi tarif premi, nilai pertanggungan, dan biaya administrasi yang berlaku.

Satu Perlindungan, Tenang Seumur Hidup. Ajukan Asuransi Kesehatan di Sini

Jenis-jenis Premi Asuransi

Terdapat lima jenis premi asuransi yang umum, yaitu asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, asuransi properti, dan asuransi perjalanan. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Premi Asuransi Jiwa

Premi ini dibayarkan untuk memberikan perlindungan kepada ahli waris jika tertanggung meninggal dunia atau mengalami cacat tetap. Nilai premi dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan tertanggung.

Umumnya, ada dua jenis premi dalam asuransi jiwa, yaitu term life dan whole life. Asuransi jiwa term life memberikan perlindungan untuk jangka waktu tertentu dengan premi lebih terjangkau. 

Sedangkan, whole life memberikan perlindungan seumur hidup hingga usia 99 tahun dan memiliki nilai tunai sebagai jaminan kredit.

2. Premi Asuransi Kesehatan

Premi ini mencakup biaya rawat inap, rawat jalan, operasi, atau persalinan tergantung manfaat yang diambil. Premi asuransi ini dipengaruhi oleh usia, kondisi medis, serta cakupan manfaat polis.

Penambahan manfaat, seperti santunan penyakit kritis, akan meningkatkan premi. Jenis polis juga menjadi faktor penentu: polis tradisional menawarkan manfaat tetap dengan premi relatif stabil.

Sedangkan polis unit link menggabungkan perlindungan dan investasi, sehingga premi serta manfaatnya dapat berfluktuasi mengikuti kinerja investasi.

3. Premi Asuransi Kendaraan

Premi asuransi kendaraan dibayarkan untuk memberikan perlindungan terhadap risiko kerusakan atau kehilangan kendaraan yang disebabkan oleh kecelakaan, pencurian, kebakaran, maupun bencana alam.

Terdapat dua jenis utama polis asuransi kendaraan: Total Loss Only (TLO) dan All Risk (comprehensive). Polis TLO memberikan pertanggungan hanya untuk kerusakan total, umumnya di atas 75% atau kehilangan kendaraan. Sementara itu, polis All Risk mencakup hampir seluruh jenis kerusakan, baik besar maupun kecil.

Besaran premi dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain nilai pasar kendaraan, tahun produksi, jenis penggunaan (pribadi atau komersial), serta wilayah domisili. 

Sebagai contoh, kendaraan yang digunakan di wilayah dengan tingkat lalu lintas padat, seperti Jakarta, biasanya dikenakan premi lebih tinggi karena risiko kecelakaan yang lebih besar. 

4. Premi Asuransi Properti

Asuransi properti memberikan perlindungan finansial terhadap bangunan dan isi properti dari risiko seperti kebakaran, ledakan, kerusuhan, gempa bumi, banjir, atau pencurian. 

Premi ini umum dimiliki oleh pemilik rumah, gedung kantor, atau pemilik usaha yang ingin melindungi aset tetap mereka dari potensi kerugian besar. 

Adapun variasi polis asuransi properti sebagai berikut:

  • Asuransi Pemilik Rumah
  • Asuransi Penyewa
  • Asuransi Pemilik Tanah
  • Asuransi Properti Komersial
  • Asuransi Banjir
  • Asuransi Gempa Bumi.

Premi asuransi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, meliputi; nilai pertanggungan properti yang ingin dilindungi, lokasi properti, serta jenis cakupan perlindungan yang Anda pilih. 

5. Premi Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan memberikan perlindungan selama Anda bepergian, baik untuk liburan maupun perjalanan bisnis. 

Manfaatnya mencakup biaya pengobatan darurat, pembatalan perjalanan, keterlambatan penerbangan, kehilangan bagasi, hingga kecelakaan saat bepergian.

Terdapat beberapa variasi polis asuransi perjalanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan:

  • Single Trip
    Polis ini dirancang untuk satu perjalanan tunggal dengan durasi tertentu. Cocok bagi yang bepergian sekali dalam setahun atau lebih jarang.
  • Annual Multi-Trip
    Memberikan perlindungan untuk beberapa perjalanan dalam satu tahun. Ideal bagi mereka yang sering bepergian, seperti pebisnis atau pelancong reguler.

Selain itu ada juga pilihan polis khusus seperti asuransi perjalanan rombongan (group travel insurance), pelajar (student travel insurance), dan perjalanan bisnis (business travel insurance).

Fungsi Premi Asuransi

Fungsi premi asuransi antara lain; sebagai jaminan perlindungan, sebagai dana darurat, dan sebagai pengalihan risiko. Berikut Penjelasannya;

1. Jaminan Perlindungan

Premi asuransi berfungsi sebagai jaminan perlindungan finansial bagi Anda yang menggunakannya. 

Dengan rutin membayar premi, pemegang polis memperoleh hak atas santunan sesuai manfaat polis jika terjadi risiko, misalnya kematian, kecelakaan, sakit kritis, atau kerusakan properti. 

Risiko finansial yang bisa menimbulkan beban besar dapat dialihkan ke perusahaan asuransi, memberi ketenangan apabila kejadian tak terduga terjadi.

2. Jadi Dana Darurat

Premi dapat dianggap sebagai dana darurat. Jika Anda membayar jumlah yang relatif kecil, namun terjadi klaim besar seperti biaya medis atau kematian, asuransi akan membayar klaim sesuai polis. 

Ini mirip dengan konsep "emergency fund as a service", di mana biaya bulanan lebih terjangkau tetapi mendapat coverage yang jauh lebih besar dibanding tabungan biasa.

3. Pengalihan Risiko

Fungsi utama premi adalah merelokasi potensi beban kerugian dari pemegang polis kepada perusahaan asuransi melalui sistem sharing risiko. 

Alih-alih menanggung sendiri biaya besar saat terjadi risiko, perusahaan asuransi akan menutup sebagian atau seluruhnya sesuai ketentuan polis.

Selain mengalihkan, premi juga menjaga stabilitas finansial karena biaya risiko ditanggung oleh banyak pihak, premi juga menciptakan pemerataan dengan menghindari kerugian fatal bagi individu saat terjadi insiden besar.

Cara Perhitungan Premi Asuransi

Premi asuransi umumnya dihitung dengan rumus dasar:

Premi = Tarif Premi × Nilai Pertanggungan × (1 + Loading)

  • Tarif premi mencerminkan risiko yang ditanggung perusahaan
  • Nilai pertanggungan adalah nilai maksimum yang dijamin jika terjadi klaim
  • Loading mencakup biaya administrasi, akuisisi, margin keuntungan, dan lainnya

Contoh Perhitungan:

Misalnya Anda ingin mengasuransikan sebuah gedung dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 1.000.000.000. Perusahaan menetapkan tarif premi sebesar 0,5% per tahun dan ada loading (biaya administrasi + margin keuntungan) sebesar 10%.

Hitung Premi Dasar (Pure Premium):

Tarif × Nilai Pertanggungan = 0,005 × Rp 1.000.000.000 = Rp 5.000.000

Tambahkan Loading (administrasi & margin):

Premi = Rp 5.000.000 × (1 + 0,10) = Rp 5.500.000

Jadi, premi tahunan yang harus dibayar adalah Rp 5.500.000. Metode ini memperjelas bagaimana komponen risiko dan biaya mengalir dalam perhitungan premi.

Faktor yang Mempengaruhi Besaran Premi

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi besaran premi yang Anda bayarkan. Beberapa diantaranya;

1. Jenis Asuransi yang Dipilih

Jenis produk sangat menentukan premi; asuransi jiwa (term life, whole life), kesehatan, kendaraan, properti, dan perjalanan, semua memiliki karakter risiko berbeda, sehingga preminya berbeda pula.

Produk gabungan seperti unit‑link yang mengandung unsur investasi biasanya memiliki premi lebih tinggi dibanding asuransi jiwa murni atau tradisional karena biaya biaya investasi dan biaya pemrosesan tambahan.

2. Jumlah Nilai Penanggung

Nilai pertanggungan yang disebut juga Uang Pertanggungan (UP) adalah jumlah maksimal uang yang dijamin polis. Misalnya Rp500 juta atau Rp 1 miliar. 

Semakin besar UP atau limit manfaat medis, semakin tinggi premi yang dibebankan karena perusahaan menanggung beban potensi klaim lebih besar.

Banyak orang memilih nilai pertanggungan berdasarkan kebutuhan, misalnya biaya hidup keluarga selama bertahun‑tahun, biaya kuliah, atau biaya pengobatan kritis, yang semuanya menaikkan nilai premi seiring meningkatnya UP yang dipilih.

3. Periode Cakupan

Periode pertanggungan (durasi perlindungan) juga menjadi faktor. Polis berjangka yang hanya mencakup misalnya 10 - 20 tahun, biasanya lebih murah daripada polis seumur hidup (whole life) karena risiko waktu pertanggungan lebih pendek.

Semakin lama periode proteksi yang diminta, premi total yang harus dibayar tentu akan lebih tinggi karena potensi risiko yang ditanggung perusahaan bertambah.

4. Situasi dan Kondisi

Kondisi individu seperti usia, kesehatan, gaya hidup, jenis kelamin, pekerjaan, dan lokasi geografis memengaruhi premi. 

Semakin tinggi risiko, seperti usia tua, merokok, pekerjaan berbahaya, atau riwayat penyakit, maka semakin besar juga premi yang diterapkan.

Kenaikan premi juga bisa terjadi seiring waktu karena faktor inflasi medis, biaya klaim aktual meningkat, dan repricing industri. 

Beberapa pengguna di Indonesia melaporkan kenaikan premi hingga 20 - 40 % per tahun untuk produk kesehatan, terutama pasca pandemi.

Tenang Sekarang dan Nanti, Perlindungan Kesehatan hingga Usia 100 Tahun ada CIMB Niaga

Temukan Perlindungan Sesuai Kebutuhan di Bancassurance CIMB Niaga

Ingin solusi asuransi yang praktis dan terjangkau? Bancassurance CIMB Niaga menawarkan pilihan produk proteksi yang bisa diakses langsung lewat layanan bank, cocok untuk kebutuhan hidup dan keuangan Anda.

Kelebihan Bancassurance CIMB Niaga:

  • Memiliki beragam pilihan produk, mulai dari proteksi jiwa, kesehatan, hingga asuransi perjalanan dan risiko digital seperti Cyber Protector.
  • Dapat membeli langsung melalui cabang CIMB Niaga maupun aplikasi digital seperti Aplikasi OCTO atau Website OCTO.
  • Tersedia di lebih dari 400 cabang di 102 kota, menjangkau beragam lapisan masyarakat.
  • Produk didukung oleh perusahaan asuransi khusus (Sun Life & Sompo) dengan standar layanan global.

Segera pilih solusi proteksi yang sesuai dari rangkaian produk Bancassurance CIMB Niaga, dan nikmati kenyamanan serta kepraktisan dalam satu layanan finansial terpadu. Lindungi diri dan keluarga Anda mulai sekarang!


Produk Terkait

Sun Life Xtra Proteksi Tepat

Sun Life X-tra Proteksi Tepat adalah Produk asuransi jiwa yang menawarkan perlindungan selama 20 tahun dengan pembayaran premi selama 5 tahun. Jika Tertanggung meninggal dalam masa polis, ahli waris akan menerima 100% Uang Pertanggungan. Selain itu, ada manfaat tambahan seperti Manfaat Akhir Kontrak dan Manfaat Penebusan Polis.

Sun Proteksi Jiwa

Sun Proteksi Jiwa memberikan manfaat perlindungan jiwa yaitu sebesar 100% Uang Pertanggungan jika Tertanggung Meninggal Dunia pada masa asuransi. Masa perlindungan asuransi ini memiliki pilihan 1 tahun, 10 tahun, dan 20 tahun. Selain itu, produk ini juga memberikan perpanjangan masa asuransi tanpa pemeriksaan Kesehatan (dengan persetujuan Penanggung) dengan ketentuan usia Tertanggung pada saat perpanjangan Polis ditambah Masa Asuransi tidak lebih dari 80 tahun.

Credit Protector Pro

Aplikasi OCTO