“Terasi dan petis jadi salah satu jurus kunci kenapa makanan khas Jawa Timur terkenal dengan cita rasanya yang asam, gurih, dan pedas.”
Makanan khas Jawa Timur seperti rawon, lontong balap, dan rujak cingur terkenal dengan cita rasanya yang kuat, kaya akan rempah dan sarat nilai budaya. Berikut adalah 11 rekomendasi makanan yang bisa Anda coba jika mengunjungi Jawa Timur.
Namun, sebelum menjelajahi kelezatan makanan khas Jawa Timur, pastikan saldo e-wallet Anda aman dan cukup biar menjelajahi kuliner Jawa Timur nyaman dan bebas tanpa hambatan.
Makanan khas Jawa Timur memiliki karakter yang menonjolkan rasa gurih dan pedas, berbeda dengan kuliner Jawa Tengah atau Jawa Barat yang cenderung manis dan legit.
Umumnya rasa asin di makanan khas Jawa Timur ini dipengaruhi masakan Madura yang dikenal sebagai penghasil garam utama di Indonesia. Selain itu, sentuhan budaya Arab dan India juga mewarnai kuliner Jawa Timur, terutama dalam penggunaan rempah-rempah.
Rempah-rempah yang sering digunakan di makanan khas Jawa Timur diketahui adalah kemiri, kunyit, lengkuas, hingga kluwek. Selain itu, elemen penting lainnya dalam makanan khas Jawa Timur adalah sambal yang kerap hadir di berbagai hidangan.
Hal tersebut bisa dilihat dari cara penyajian beberapa makanan khas Jawa Timur yang selalu didampingi sambel, seperti rawon, rujak cingur, lontong balap, tahu petis, dan tahu campur.
Ciri khas lain yang membedakan adalah penggunaaan saus kental hasil fermentasi udang atau ikan yang dikenal dengan petis. Di berbagai masakan khas Jawa Timur, petis bisa membuat makanan jadi lebih gurih, manis, dan tentunya semakin lezat.
Dengan cita rasa yang kuat dan gurih, makanan khas Jawa Timur selalu berhasil menggugah selera. Berikut adalah daftar makanannya yang harus Anda coba.

Rujak Cingur merupakan kuliner khas Surabaya yang memadukan campuran sayuran rebus (kangkung, kecambah, krai, dan kacang panjang), buah (bengkuang, manga muda, kedondong,dan timun), tahu, tempe, dan cingur (bagian mulut sapi), yang kemudian disiram bumbu petis berwarna hitam dan beraroma kuat.
Perpaduan dari bahan-bahan tersebut akan menghasilkan rasa unik manis, pedas, asam, dan gurih ini menjadikan hidangan ini unik dan pastinya menggugah selera.
Harga satu porsi rujak cingur cukup bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp50.000, tergantung lokasi membesi dan isiannya.

Rawon adalah sup daging sapi berkuah hitam khas Jawa Timur yang dibuat dengan bumbu rempah dan kluwek. Kedua bahan tersebut yang membuat Rawon memiliki warna dan aroma yang sangat khas.
Umumnya rawon disajikan bersama nasi, kecambah, sambal, dan kerupuk. Hidangan ini populer di Surabaya, Probolinggo, dan Lamongan, serta dikenal juga di wilayah timur Jawa Tengah.
Biasanya seporsi rawon bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp20.000 hingga Rp60.000.

Nasi Tumpang adalah makanan khas Kediri yang serupa dengan nasi pecel. Hal yang membedakannya adalah di sambal. Jika nasi pecel menggunakan sambal kacang, nasi tumpang menggunakan sambal dari tempe yang sudah basi (tempe bosok).
Rasanya tetap lezat karena sambal tempe kemudian dimasak dengan ayam atau rambak (kulit sapi). Nasi tumpang, biasanya disantap sebagai menu sarapan dan banyak dijual di warung ketika pagi hingga lesehan di malam hari.
Harga satu porsinya pun terjangkau, untuk satu porsi nasi tumpang harganya mulai dari Rp8.000 hingga Rp20.000, tergantung lauk pendamping yang dipilih.

Soto Ayam Lamongan sama seperti soto ayam lainnya. Hanya saja, ciri khasnya adalah taburan koya, yaitu serbuk kerupuk udang dan bawang putih goreng yang membuat rasanya semakin gurih.
Kuahnya berasal dari rebusan ayam yang dimasak bersama rempah seperti kunyit, kemiri, dan daun jeruk. Isiannya bisa berupa daging ayam, jeroan, hingga kaki ayam.
Saat ini, harga seporsi Soto Lamongan berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000, tergantung lokasi dan isi tambahan seperti telur atau ati ampela.

Lontong Balap adalah ikon kuliner Surabaya yang terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap, sambal, petis, dan sate kerang.
Nama ‘balap’ berasal dari kebiasaan para penjual zaman dulu yang berjalan cepat menuju Pasar Wonokromo.
Lontong balap terkenal punya rasa gurih dan manis yang khas. Saat ini, harga seporsinya berkisar antara Rp12.000 hingga Rp25.000.
Baca Juga: Bayar Tanpa Ribet Pakai OCTO Pay CIMB Niaga

Bebek Songkem adalah kuliner khas Sampang, Madura, yang dulunya disajikan sebagai buah tangan saat silaturahmi. Sajian ini dimasak dengan cara dikukus dalam daun pisang dan rempah khas, hingga empuk dan gurih.
Harga per porsi bebek songkem berkisar antara Rp35.000 sampai Rp120.000 untuk satu ekor bebek siap saji.

Sate Madura adalah salah satu kuliner paling ikonik dari Madura, Jawa Timur. Sate ayam atau kambing yang dipanggang di atas arang batok kelapa.
Rasanya akan terasa sangat lezat karena dilumuri dengan bumbu kacang khas yang sedikit dipadukan dengan petis dan sedikit bawang.
Saat ini, harga satu porsi Sate Madura berkisar antara Rp25.000 hingga Rp80.000 tergantung daging apa dan berasa tusuk yang dipilih untuk satu porsinya.

Sego Tempong adalah salah satu makanan khas Banyuwangi yang terdiri dari nasi putih, aneka lalapan sayur seperti kubis, kangkung, sawi, selada, daun singkong, dan daun bayam.
Hidangan tersebut dilengkapi dengan tahu dan tempe goreng, ikan asin, dadar jagung, dan sambal mentah yang sangat pedas.
Lauk pelengkap untuk nasi ini beragam mulai dari ayam, daging, ikan lau, telur, udang, jeroan, hingga cumi-cumi. Harga satu porsinya sekitar Rp15.000 hingga Rp55.000 tergantung lauk yang dipilih

Tahu campur adalah makanan khas Lamongan, Jawa Timur yang terdiri dari sop daging, sapi kenyal, tahu goreng, perkedel singkong, tauge segar, selada air, mi kuning dan kerupuk udang.
Campuran tersebut kemudian disiram bumbu petis, bawang goreng, dan sambal yang nikmat.
Tahu campur banyak dijual di pedagang kaki lima dengan harga sekitar Rp30.000 hingga Rp50.000.

Ciri khas dari pecel satu ini adalah penyajiannya dalam pincuk daun pisang, yang menambah aroma dan kesan tradisional.
Pecel Madiun biasanya terdiri dari nasi hangat, sayuran rebus, bumbu kacang, serta pelengkap seperti irisan timun, daun kemangi, atau petai cina. Seporsi Pecel Madiun biasanya dibanderol harga sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000.

Ayam Lodho adalah hidangan khas Tulungagung yang mirip opor, namun ayamnya dibakar lebih dulu sebelum dimasak dengan santan kental dan rempah pedas.
Ayam Lodho biasanya disajikan lengkap dengan sego gurih (nasi gurih) dan kuluban (sayur urap), terutama dalam acara syukuran masyarakat Jawa. Harga satu porsi Ayam Lodho berkisar antara Rp25.000 hingga Rp100.000.
Baca Juga: Bayar Kuliner Jadi Lebih Mudah, Praktis Tinggal Scan QRIS OCTO Pay!
Jawa Timur memiliki banyak daerah yang menjadi pusat kuliner khas dengan cita rasa autentik. Mulai dari kota besar hingga pelosok, tiap wilayah menyajikan kelezatan yang berbeda. Berikut adalah daerah di Jawa Timur yang kaya akan kulinernya:
Pusat kuliner urban dengan rujak cingur, lontong balap, dan rawon terletak di Surabaya. Selain kaya akan kulinernya, Surabaya juga dikenal sebagai pelestari makanan tradisional melalui festival dan UMKM.
Berbagai kuliner khas Jawa Timur ada di sini. Tersedia mulai dari warung kaki lima hingga restoran di hotel-hotel bintang lima.
Malang dikenal dengan perpaduan kuliner tradisional dan sentuhan modern yang khas. Dari bakso Malang yang legendaris, rawon dengan kuah hitam pekat, hingga aneka olahan berbasis apel, setiap hidangan menghadirkan karakter rasa yang kuat dan autentik.
Tak hanya memanjakan selera, ragam kuliner tersebut juga menjadi penggerak ekonomi sekaligus daya tarik utama sektor wisata. Bagi Anda yang ingin berburu bakso Malang hingga menikmati rawon hangat di udara sejuk pegunungan, destinasi ini adalah pilihan yang tepat.
Wilayah Madura dikenal sebagai asal bebek goreng dan sate khas yang kaya cita rasa. Penggunaan rempah yang kuat serta kecap kental menjadi ciri utama yang membedakannya dari daerah lain di Jawa Timur.
Untuk menikmati hidangan autentik, Anda dapat menjelajahi kawasan Pamekasan dan sekitarnya, di mana sate dan bebek goreng banyak dijajakan dengan resep turun-temurun yang masih dipertahankan hingga kini.
Banyuwangi identik dengan hidangan bercita rasa pedas dan segar seperti nasi tempong dan pecel pitik. Perpaduan sambal yang menggigit dengan lauk tradisional menjadikan kuliner daerah ini memiliki karakter yang kuat dan khas.
Anda dapat menemukan berbagai sajian tersebut di pusat kota maupun kawasan kecamatan yang dikenal sebagai sentra kuliner lokal, terutama pada jam makan siang hingga malam hari.
Probolinggo terkenal sebagai salah satu daerah asal rawon khas dengan kuah hitam pekat yang kaya kluwek. Hidangan ini telah lama menjadi ikon kuliner Jawa Timur dan banyak dicari oleh penikmat makanan tradisional.
Selain rawon, Probolinggo juga menawarkan soto khas daerah Kraksaan serta nasi campur dengan ragam lauk. Kawasan pusat kota hingga jalur utama antar kota menjadi lokasi favorit untuk mencicipi sajian legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Berburu makanan khas Jawa Timur kini jadi makin nyaman dan praktis dengan Aplikasi OCTO.
Aplikasi OCTO memudahkan transaksi Anda saat membeli makanan khas Jawa Timur, melayani transfer antar bank tanpa biaya tambahan, hingga membayar berbagai kebutuhan di marketplace dengan mudah.
Jadi, menjelajah makanan khas Jawa Timur bisa tenang karena urusan keuangan tetap aman, cepat, dan sat set! Yuk, unduh Aplikasi OCTO sekarang dan nikmati kemudahannya langsung dari genggaman!
Ambil Promo Spesial CIMB Niaga Sekarang Juga