production

Untung Berinvestasi Dengan Mengenal Jenis-Jenis Reksadana

 

 
 
 
 

Untung Berinvestasi Dengan Mengenal Jenis-Jenis Reksadana

 

Dalam beberapa tahun ke belakang, reksa dana menjadi salah satu produk investasi yang cukup menarik perhatian banyak orang. Sebagaimana sebuah investasi pada umumnya, reksadana menawarkan keuntungan sebagai salah satu opsi dalam memperkuat kondisi finansial Anda. Kemudahan lainnya yang ditawarkan oleh reksadana adalah pemahamannya yang mudah dimengerti, sehingga cocok untuk menarik investor pemula yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang reksa dana. Jenis reksadana yang beragam juga menambah opsi pagi para investor untuk melakukan investasi sesuai dengan keinginan masing-masing.

Sebagai pengenalan, reksa dana adalah sebuah produk investasi dalam bentuk kumpulan dana yang dikelola sebagai modal investasi untuk dikonversikan ke dalam berbagai jenis produk. Berbagai jenis produk ini juga dikenal sebagai jenis reksadana, di antaranya meliputi saham, obligasi, serta produk keuangan dan investasi lainnya. Dana yang terkumpul tersebut dikelola oleh manajer investasi berdasarkan jenis reksadana yang dipilih oleh nasabah. Manajer investasi adalah sebuah manajemen atau lembaga profesional yang bertugas untuk mengelola kegiatan investasi Anda, termasuk reksa dana. Pengertian reksa dana yang mudah dipahami ini, jadi kekuatan untuk menarik perhatian investor muda atau pemula untuk mulai berinvestasi. 

Mengenal Jenis reksadana sebagai produk investasi

Investasi yang tepat sasaran perlu dilakukan agar mendapatkan keuntungan yang optimal sesuai dengan rencana. Dengan kehadiran jenis reksadana yang beragam, disarankan bagi Anda untuk mengetahui tentang pengertian dari berbagai jenis reksadana yang ada.

  1. Reksadana Pasar Uang

    Jenis reksadana pasar uang adalah sebuah investasi yang dilakukan dalam bentuk instrumen investasi pasar uang. Biasanya jenis reksadana ini memiliki jangka waktu kurang dari satu tahun. Instrumen investasi yang ditawarkan pada jenis reksadana pasar uang biasanya berupa deposito berjangka, sertifikat deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), serta instrumen investasi pasar uang lainnya. Reksa dana pasar uang merupakan salah satu jenis reksadana dengan profil risiko yang lebih rendah. Hal tersebut didasari oleh tujuannya untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal investasi.

  2. Reksadana Pendapatan Tetap

    Meskipun memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap merupakan salah satu jenis reksadana yang cukup populer di mata investor. Pengertian dari jenis reksadana pendapatan tetap adalah sebuah investasi reksadana yang menginvestasikan aktivanya dalam bentuk efek utang atau obligasi dengan persentase minimal 80 persen. Jenis reksadana satu ini memiliki tujuan utama untuk menghasilkan tingkat return yang stabil.

  3. Reksadana Campuran

    Sesuai dengan namanya, pengertian dari jenis reksadana campuran adalah sebuah investasi reksadana dengan mengalokasikan dana investor ke dalam bentuk kombinasi instrumen investasi saham dan obligasi pada portofolio investasinya. Keuntungan dari jenis reksadana satu ini adalah tingkat pengembalian modalnya yang memiliki persentase tinggi. Selain itu, jenis reksadana ini juga menghadirkan risiko yang tinggi untuk investasi ini.

  4. Reksadana Saham

    Salah satu jenis reksadana lainnya adalah reksadana saham. Jenis reksadana satu ini memiliki pengertian sebagai sebuah aktivitas dalam menginvestasikan dana minimal 80 persen ke dalam bentuk saham. Di antara seluruh jenis reksadana yang ada, reksadana saham merupakan jenis reksadana dengan profil risiko yang paling tinggi. Bertujuan untuk menjaga pertumbuhan harga saham dalam jangka panjang, investasi reksa dana ini memiliki tingkat return yang paling tinggi.

Investasi dalam berbagai jenis reksadana bisa jadi salah satu aktivitas yang menjanjikan sebagai opsi untuk memperkuat kondisi finansial Anda. Selain reksa dana, saat ini, banyak sekali produk investasi yang bisa diakses oleh siapapun yang ingin memulai untuk berinvestasi, seperti saham, obligasi, deposito, emas atau logam mulia, properti, serta asuransi. 

Setelah mengetahui tentang jenis-jenis reksadana yang ada, mari ketahui secara singkat tentang apa yang perlu dilakukan saat berinvestasi reksadana. Dalam memulai berinvestasi reksadana, Anda sebagai investor hanya perlu menyetorkan uang kepada pihak manajer investasi yang diselenggarakan oleh pihak bank dan penyedia asuransi untuk memilih dan membeli reksa dana yang diinginkan. Setelah itu, Anda hanya perlu memerhatikan pergerakan dan perkembangan investasi Anda sembari menambah dana, layaknya kegiatan menabung. 

Keuntungan investasi reksadana

Sebagaimana dengan jenis investasi lainnya, berbagai jenis reksadana sebagai produk investasi menawarkan keuntungan yang dapat memperkuat kondisi finansial Anda untuk hari ini dan hingga nanti. Berikut adalah keuntungan dalam menginvestasikan dana Anda ke berbagai jenis reksadana yang sesuai dengan pilihan Anda.

  1. Mudah dipelajari

    Seperti yang sempat dijelaskan sebelumnya, memahami pengertian reksadana bukanlah hal yang sulit. Anda hanya perlu mendatangi penyelenggara manajemen investasi seperti bank atau penyedia asuransi untuk memulai membeli produk reksa dana. Bersama manajer investasi, Anda pun akan mendapatkan informasi lebih rinci terkait pengertian reksa dana dan produk-produk yang hendak Anda investasikan. Setelah berhasil membeli, Anda akan mendapatkan laporan terkait perkembangan investasi reksa dana setiap bulannya yang dilakukan oleh manajer investasi pilihan Anda.

  2. Penawaran yang beragam

    Di saat Anda mulai untuk memahami pengertian reksa dana, Anda pun akan diberi pemahaman tentang produk-produk reksa dana yang tersedia untuk Anda. Penawaran reksa dana ini secara umum terbagi menjadi dua, ada reksa dana konvensional dan reksa dana syariah. Sebagai investor, Anda akan diberi keleluasaan untuk memilih jenis produk reksa dana mana yang sesuai dengan keinginan Anda. Anda pun akan mendapatkan informasi terkait lembaga apa saja yang menyediakan produk reksa dana yang bisa Anda beli untuk investasi.

  3. Modal awal relatif terjangkau dan risiko relatif rendah

    Berbeda dengan saham yang mengharuskan Anda membeli dalam satuan lot dengan akumulasi dana yang cukup besar. Dengan memahami pengertian reksa dana dalam aspek transaksi, Anda bisa membeli reksa dana sesuai dengan angka yang telah Anda persiapkan atau sisihkan, selayaknya menabung. Persentase keuntungan yang Anda dapatkan akan secara adil diberikan sesuai dengan modal investasi yang Anda miliki. Dengan mengeluarkan uang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda, risiko yang Anda dapatkan di investasi reksa dana ini cenderung kecil dan dapat diantisipasi.

  4. Dikelola secara profesional dan transparan

    Selaku pengelola investasi Anda, manajer investasi haruslah memiliki pengalaman dan pengetahuan yang tinggi, serta profesionalitas yang baik. Sebelum menjadi manajer investasi, para pengelola tersebut juga diharuskan untuk mendapatkan sertifikat agar mampu menjaga integritas dan memahami reksa dana secara keseluruhan untuk membantu jalannya investasi para nasabah. Manajer investasi juga akan senantiasa melaporkan perkembangan investasi Anda secara transparan, sehingga Anda pun bisa merasa aman dan nyaman untuk terus berinvestasi dan memahami pengertian reksa dana lebih jauh.

  5. Akses investasi melalui kanal online

    Di era yang serba digital ini, akan cukup menyebalkan jika transaksi keuangan tidak dimaksimalkan secara online. Guna memberi kemudahan terhadap investasi Anda, transaksi dan informasi terkait reksa dana Anda sudah bisa dilakukan secara online. Anda bisa mengaksesnya melalui aplikasi mobile banking dan internet banking, kapanpun dan di manapun.

    Meskipun menawarkan beragam keuntungan yang tersedia dari jenis reksadana yang ada, investasi tetaplah memiliki risiko. Risiko yang bisa ditemukan di investasi reksadana yang Anda miliki biasanya terjadi pada berkurangnya nilai unit penyertaan atau nilai dari produk reksa dana yang Anda miliki. Risiko ini biasanya hadir karena adanya penurunan pada nilai efek saham, obligasi, atau surat berharga lainnya yang termasuk ke dalam bagian dari reksa dana. Selain itu, risiko lain yang kerap hadir adalah masalah likuiditas. Risiko ini biasanya dialami oleh manajer investasi yang hendak menjual kembali unit-unit reksa dana sesuai dari keputusan investor. 

Berkomitmen kepada nasabah, CIMB Niaga terdaftar secara resmi sebagai agen penjual efek, salah satunya adalah reksa dana. Jenis reksadana yang ada menawarkan kenyamanan bagi nasabah untuk melakukan investasi jangka panjang dengan risiko yang beragam. Tentu jadi pilihan menarik untuk para calon investor muda yang ingin mempersiapkan masa depan. Anda pun tidak perlu repot-repot harus pergi keluar rumah untuk sekadar melakukan investasi reksadana. Kini, dengan aplikasi OCTO Mobile, Anda sudah dapat melakukan transaksi jual dan beli untuk investasi reksadana yang Anda miliki. OCTO Mobile menghadirkan kemudahan bagi Anda untuk melakukan transaksi perbankan apapun. #BanyakBisanya #BisaSemaunya. Kelola investasi reksadana secara seamless dengan menggunakan OCTO Mobile CIMB Niaga dan nikmati keuntungannya. Temukan info selengkapnya di sini.

Produk Terkait

Tentang Reksa Dana

Sekarang bisa beli Reksa Dana di OCTO Mobile & OCTO Clicks mulai dari Rp 100 ribu!

Obligasi

Cara tepat berinvestasi untuk pertumbuhan uang dan keuntungan yang maksimal

Deposito iB Berjangka

Buka deposito berjangka syariah dengan akad Mudharabah udah ga perlu ribet datang ke bank lagi, karena hanya perlu beberapa klik saja pakai OCTO Clicks atau OCTO Mobile

OCTO Mobile: Banyak Bisanya, Bisa Semaunya!