“Reksa dana saham menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih karena menawarkan potensi pertumbuhan jangka panjang. Pahami cara kerja dan karakteristiknya agar Anda dapat menentukan apakah instrumen ini sesuai dengan tujuan keuangan Anda.”
Reksa dana adalah tempat mengumpulkan uang atau dana investasi dari masyarakat yang selanjutnya akan diinvestasikan oleh manajer investasi dalam berbagai instrumen investasi. Manajer investasi mengelola dan menginvestasikan dana secara profesional dalam reksa dana. Manajer investasi didukung oleh tenaga ahli lainnya yang terdiri dari komite investasi dan pengelola investasi.
Komite Investasi bertugas mengarahkan dan mengawasi tim pengelola investasi dalam menjalankan strategi investasi. Komite Investasi akan mengadakan rapat dengan tim tersebut satu bulan sekali untuk melakukan evaluasi.
Pengelola Investasi adalah tim yang bertugas mengelola investasi reksa dana sesuai dengan kebijakan dan strategi investasi yang ditetapkan.
Investasi Reksa Dana Mulai Rp 10.000 Cek Ketentuannya di Sini!
Didalam dunia investasi reksa dana saham adalah salah satu jenis investasi yang cukup banyak diminati oleh masyarakat karena return yang dianggap menjanjikan. Walaupun dalam investasi dikenal prinsip high risk high return, risiko reksa dana saham terbilang tinggi namun dengan potensi timbal baik yang semakin tinggi pula. Risiko reksa dana saham lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis reksa dana lain seperti reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang. Namun bagi Anda yang sudah terbiasa dengan risiko reksa dana saham tentunya mempunyai cara tersendiri untuk menghindari kerugian.
Reksa dana saham ternyata sangat berbeda dengan bermain saham pada umumnya. Investor reksa dana saham tidak harus terjun langsung untuk mengamati fluktuasi harga saham. Semua itu akan dilakukan oleh manajer investasi, namun sebelum Anda memutuskan terjun dalam investasi reksa dana saham sebaiknya mengetahui dasar-dasar dan prinsip reksa dana saham.
Pengertian reksa dana saham tidak jauh berbeda dengan saham, keduanya memiliki portofolio berupa saham. Portofolio inilah yang kemudian dikelola oleh manajer investasi dengan cara menjual dan membeli saham saat harga saham memungkinkan untuk transaksi. Hasil yang didapatkan dari investasi reksa dana saham adalah selisih kenaikan atau turun harga jual beli saham
Yang membedakan reksa dana saham dengan saham lainnya yaitu, reksa dana saham hanya bisa dilakukan pada saham perusahaan yang memiliki badan hukum tercatat di bursa efek Indonesia atau luar negeri. Oleh karena itu tidak semua perusahaan dapat dibeli sahamnya dengan reksa dana saham. Tujuan utamanya untuk melindungi pemodal, prosedur pendaftaran perusahaan juga tidak mudah karena semua diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.
Ada banyak produk reksa dana saham yang diperjual belikan dengan aman tentunya dibawah pengawasan OJK. Pengawasan ini mengatur perilaku pelaku investasi reksa dana saham diantaranya:
Return and risk atau biasa disebut untung dan rugi merupakan unsur yang saling berkaitan dalam reksa dana saham. Memahami return dan risk sangatlah penting untuk mendapat hasil maksimal dalam investasi reksa dana saham. Sebagai investor Anda tidak bisa hanya melihat satu sisi, Anda harus memperhitungkannya secara menyeluruh dan matang antara untung dan rugi.
Tak bisa dipungkiri reksa dana saham memang menawarkan high return tapi dibalik itu terdapat high risk juga mengingat fluktuasi yang tidak dapat diprediksi dengan mudah. Angka keuntungan reksa dana saham maupun kerugiannya bisa naik turun kapan saja dengan tajam. Namun hal itu bukan berarti sisiko tersebut menjadi penghalang dalam berinvestasi reksa dana saham. Dengan perencanaan keuangan yang baik risiko tersebut bisa diminimalisir atau bahkan dibalik menjadi keuntungan berlipat.
Cek Ragam Pilihan Reksa Dana di CIMB Niaga, Yuk!
Selalu ingat bahwa tidak ada investasi yang untung selamanya atau rugi terus-menerus. Agar Anda bisa mendapatkan hasil maksimal dalam melakukan investasi reksa dana saham, berikut beberapa tips yang dapat Anda simak:
Jika selama ini tujuan investasi reksa dana saham adalah mencari keuntungan besar dalam waktu yang singkat maka Anda harus meninggalkan prinsip tersebut. Yang terpenting dalam menjalankan investasi yaitu tujuan keuangan jangka panjang. Selalu ingat bahwa reksa dana saham kurang tepat untuk Anda yang memiliki target keuntungan investasi dibawah 15 tahun, hal tersebut karena tingginya fluktuasi harga pasar yang selalu berubah.
Investasi reksa dana saham hanya dianjurkan untuk Anda yang mempunyai rencana keuangan jangka panjang diatas 15 tahun. Jika dilakukan dalam jangka waktu tersebut maka ada kemungkinan Anda akan mendapat return yang sangat tinggi.
Cara terbaik untuk mengetahui kinerja reksa dana saham adalah dengan melakukan review kinerja. Tak jarang investor melihat laporan yang dipublikasikan media massa dengan hasil menggiurkan. Namun jika dilakukan evaluasi berdasarkan kinerja reksa dana saham dalam jangka pendek kurang lebih 1 tahun hal itu percuma saja. Hal itu dikarenakan reksa dana saham hanya dapat menunjukan return sesungguhnya setelah jangka panjang.
Supaya tidak terkecoh dengan hal ini maka Anda perlu data-data yang memperlihatkan konsistensi kinerja dalam kurun waktu yang lama. Tapi karena adanya batasan akses informasi biasanya manajer investasi hanya akan memberikan review selama 5 tahun terakhir. Hal ini jauh lebih baik dibandingkan dengan review jangka pendek selama 1 tahun.
Salah satu bank yang cocok untuk Anda mulai melakukan investasi reksa dana saham adalah CIMB Niaga. Untuk informasi lebih lanjut mengenai reksa dana CIMB Niaga Anda dapat menelusurinya di sini.
Gak Perlu Banyak Mikir #GetWealthSoon Deh!
Biaya spesial dan return lebih tinggi