www.cimbniaga.co.id production

Jangan Salah, Ini Cara Membangun Brand Awareness yang Tepat

 

Brand awareness adalah istilah dalam pemasaran yang mengacu pada kesadaran konsumen terhadap merek produk yang dibelinya. Menciptakan brand awareness merupakan langkah strategis untuk mempromosikan produk kepada konsumen baru maupun mengingatkannya kepada konsumen lama.

Dalam bisnis UMKM atau bisnis berskala besar sekalipun, brand awareness baru akan muncul jika konsumen puas dengan produk yang dijual. Keberhasilan membangun brand awareness di mata konsumen nantinya dapat menjadi salah satu strategi untuk memenangkan persaingan bisnis.

Apa Itu Brand Awareness?

Pengetahuan dan pemahaman seorang konsumen tentang suatu produk tertentu dapat menciptakan kesadaran konsumen terhadap suatu merek atau istilahnya brand awareness.

Brand awareness atau kesadaran merek adalah istilah yang digunakan dalam pemasaran untuk menggambarkan sejauh mana konsumen mengenali atau mengingat kembali suatu merek dari produk tertentu. Ini merupakan langkah awal bagi para pemilik usaha untuk membangun merek produk yang dimiliki. 

Terdapat lima elemen brand awareness agar konsumen bisa mengidentifikasi sebuah merek. Kelima elemen tersebut adalah merek, logo, simbol, karakter, slogan, dan kemasan. Idealnya, brand awareness terhadap merek tertentu mencakup tanggapan positif terhadap kualitas produk yang membedakannya dari kompetitor serupa.

Semakin banyak konsumen yang mengetahui merek Anda, maka semakin mudah pula membangun kepercayaan terhadap produk. Konsumen tidak perlu lagi melakukan riset dari awal untuk mengenal suatu merek apabila brand awareness telah terbangun.

Merek yang baik akan mampu menempatkan produk di atas kompetitor lainnya dan membuatnya menjadi pilihan utama bagi konsumen. Dengan kata lain, merek mewakili kepribadian, karakter, dan jiwa suatu perusahaan.

Membangun brand awareness yang kuat juga menjadi strategi bagi suatu bisnis agar bisa unggul dalam persaingan dengan kompetitor serupa. Sebab, konsumen cenderung memilih produk atau jasa dari merek yang telah dikenalnya. Dengan begitu, penjualan akan mengalami peningkatan apabila Anda berhasil membangun brand awareness.

Tingkatan Brand Awareness

Brand awareness memiliki lima tingkatan yang apabila digambarkan membentuk sebuah piramida. Berikut ini kelima tingkatan brand awareness yang perlu Anda pahami:

  1. Unaware brand (tidak mengenali merek)
  2. Tingkatan brand awareness yang paling rendah yaitu unaware brand atau tidak mengenali merek. Di tingkatan ini, indikatornya adalah konsumen masih ragu dan belum yakin apakah sudah mengenali merek yang disebut.

    Unaware brand umumnya terjadi pada saat baru memulai bisnis. Apabila usaha yang Anda miliki berada pada tingkatan tidak dikenali oleh konsumen, maka Anda perlu membangun brand awareness sedari awal.

  3. Brand recall (mengingat merek)
  4. Tingkatan kedua yaitu brand recall, di mana di tahap ini konsumen mampu untuk mengingat nama sebuah merek secara cepat berdasarkan kategori produk. Pada tingkatan brand awareness ini, konsumen bisa mengingat sebuah merek hanya dengan melihat sekilas kategori produk yang diperlukan.

    Saat usaha Anda sudah berada pada tingkatan ini, konsumen dan calon konsumen sudah memiliki ingatan tentang merek produk Anda. Brand recall dapat membantu proses pengambilan keputusan pembelian konsumen sebelum membeli suatu produk.

  5. Brand recognition (mengenal merek)
  6. Setingkat lebih atas dari brand recall, ada brand recognition atau kemampuan konsumen untuk mengenali dan membedakan suatu merek. Contohnya, saat Anda dapat menyebutkan suatu merek ketika melihat sebuah produk minuman. 

    Brand recognition dapat dicapai melalui slogan, pengemasan, dan logo yang menarik dan unik. Dalam tingkatan brand awareness ini, konsumen tetap dapat mengenali tampilan, logo, warna, atau slogan meskipun tidak dapat mengingat namanya.

  7. Top of mind (mengisi pikiran)
  8. Suatu merek dikatakan berada pada tingkatan top of mind saat berhasil menjadi merek yang muncul pertama kali dalam pikiran konsumen saat memikirkan produk tertentu. Dengan kata lain, merek tersebut menjadi pemimpin dari berbagai merek yang ada dalam pikiran konsumen.

    Merek yang diingat oleh pikiran konsumen dalam tingkatan top of mind kemungkinan besar akan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan saat melakukan pembelian. 

  9. Brand dominance (merek dominan)
  10. Dalam brand awareness, tingkatan paling tinggi adalah brand dominance atau merek dominan. Apabila mencapai tingkatan ini, itu berarti usaha yang Anda miliki mampu menempati posisi sebagai satu-satunya merek yang diingat oleh konsumen dalam satu kategori produk.

    Saat mencapai merek dominan dengan persentase tinggi, tidak ada merek lain yang diperhitungkan oleh konsumen. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa merek atau usaha yang Anda rintis berhasil.

Cara Membangun Brand Awareness

Cara membangun brand awareness - CIMB Niaga

  1. Membuat nama, logo, dan slogan yang mudah diingat
  2. Nama, logo, dan slogan merupakan satu kesatuan penting yang harus ada dalam sebuah merek. Ketiga elemen inilah yang nantinya akan mewakili usaha Anda dengan lebih jelas. Oleh karena itu, usahakan ketiga elemen tersebut mudah diingat agar konsumen maupun calon konsumen tidak terpikir dengan merek lainnya.

  3. Manfaatkan sosial media
  4. Kecanggihan teknologi yang ada saat ini bisa menjadi pilihan tepat untuk melakukan promosi produk dengan jangkauan yang lebih luas. Semakin intens Anda melakukan promosi melalui media sosial akan membantu meningkatkan brand awareness dari produk yang Anda miliki.

    Mulai bangun brand awareness bisnis Anda dengan salah satu media sosial. Terlalu banyak menggunakan media sosial akan membuat strategi yang Anda lakukan menjadi kurang efektif. Akibatnya, brand awareness yang diharapkan akan sulit tercapai.

  5. Mengikuti event untuk mengenalkan produk
  6. Rajin mengikuti event UMKM bisa menjadi sebuah ajang promosi untuk memperkenalkan merek usaha yang Anda miliki. Setiap daerah biasanya memiliki event tahunan yang membantu para pelaku UMKM mempromosikan usahanya. Dalam dunia bisnis, ini dikenal sebagai strategi event marketing.

Event marketing adalah strategi promosi yang melibatkan kontak tatap muka antara pemilik usaha dengan konsumen di acara-acara seperti konferensi, pameran dagang, dan seminar. Setiap acara tentu akan memiliki audiens yang berbeda, sehingga Anda bisa lebih luas menjangkau calon konsumen.

Ketiga cara membangun brand awareness di atas tentunya membutuhkan persiapan yang matang, salah satunya persiapan biaya. Bagi Anda yang berencana membangun brand awareness, sebaiknya mulai mempersiapkan biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan strateginya dengan cara menabung menggunakan Giro Usaha dari CIMB Niaga.

Giro Usaha adalah produk simpanan dari CIMB Niaga dalam mata uang Rupiah untuk nasabah individu maupun perusahaan. Ada berbagai fasilitas yang memberikan kemudahan dan keuntungan maksimal seperti biaya rekening giro yang rendah, jasa giro menarik, hingga fasilitas refund biaya transaksi.

Metode perhitungan Giro Usaha menggunakan metode daily progressive, yaitu jasa giro dihitung dari saldo akhir hari pada rekening nasabah secara bertingkat. Anda perlu memberikan Setoran awal untuk membuka rekening Giro Usaha adalah sebesar Rp 500.000.

CIMB Niaga juga memiliki produk Pembiayaan Investasi bagi Anda yang membutuhkan pembiayaan kebutuhan jangka panjang, baik untuk investasi baru maupun untuk ekspansi bisnis. Pembiayaan ini ditujukan untuk Anda yang berencana untuk melakukan rehabilitasi, modernisasi aset, perluasan usaha, relokasi tempat usaha, maupun pendirian proyek baru. Mari kembangkan bisnis Anda dengan CIMB Niaga. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.